Masuk Top 50, Mahasswi Unimal Ikuti Kelulusan Google Student Ambassador di Jakarta

  • 08 Sep 2026 16:37 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal). Annisya Febriana Lubis berhasil masuk Top 50 Gemini Achiever Nasional dari sekitar 2.000 peserta dalam program Google Student Ambassador (GSA) 2026 se-Indonesia.

Atas pencapaian tersebut, Annisya berkesempatan mengikuti acara kelulusan secara luring yang digelar di Thamrin Nine, Jakarta, pada 21 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia bersama para talenta digital terbaik Indonesia juga mendapat kesempatan mengunjungi kantor Google Indonesia.

Predikat Gemini Achiever merupakan bentuk apresiasi dalam rangkaian program GSA 2026 yang diberikan kepada mahasiswa berdasarkan performa, keaktifan, serta dampak nyata dalam mengedukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, khususnya Google Gemini, untuk mendukung produktivitas dan pengembangan karier mahasiswa.

Annisya mengatakan, pencapaian tersebut diraih melalui konsistensi selama mengikuti program GSA 2026, termasuk menginisiasi berbagai kegiatan edukasi di lingkungan kampus.

"Saya bisa meraih predikat ini berkat konsistensi dan performa selama program GSA 2026. Selama program, saya telah menyelenggarakan tujuh small events bertajuk 'Study Smarter with Gemini', mempublikasikan beberapa cerita inspiratif, serta berhasil menembus 40 Proposal Terbaik untuk naik ke Tier Gemini Trailblazer," ungkap Annisya.

Melalui proposal tersebut, Annisya kemudian berhasil menyelenggarakan kegiatan berskala besar bertajuk Gemini Aksara di Universitas Malikussaleh. Kegiatan itu mendapat antusiasme ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Tidak hanya mengikuti agenda kelulusan, Annisya juga mendapat kesempatan mengikuti workshop "Human Leadership in an AI Driven World". Kegiatan tersebut menghadirkan Regional Lead Google for Education Olivia Basrin dan Director of Government Affairs Dicoding Indonesia Mutiara Arumsari.

Menurut Annisya, workshop tersebut memberikan wawasan mengenai bagaimana manusia dapat beradaptasi dengan perkembangan kecerdasan buatan, khususnya dalam dunia pendidikan dan karier.

"Saat di sana, saya belajar mendalam tentang pemanfaatan AI yang beretika, cara memaksimalkannya untuk produktivitas karier, serta bagaimana menjaga keseimbangan antara empati manusia dan kecanggihan teknologi," jelasnya.

Annisya berharap pengalaman dan pencapaiannya dalam program GSA 2026 tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya di Lhokseumawe dan sekitarnya.

Ia mendorong generasi muda untuk terus berinovasi, meningkatkan kemampuan digital, serta berani memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan peluang dan bersaing di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....