Cut Alisa Zahira Wakili Aceh Utara di AFS Mubadala 2026.

  • 31 Agt 2026 21:38 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Dari ruang belajar di SMA Negeri 1 Dewantara, langkah seorang pelajar Aceh Utara kini menembus batas daerah. Cut Alisa Zahira terpilih menjadi salah satu peserta AFS Mubadala and Global Future Leaders Network 2026, membawa semangat, gagasan, dan nama Aceh Utara ke panggung pertemuan generasi muda dunia. Senin, 31 Agustus 2026.

Cut Alisa mengaku sangat senang dan bersyukur mendapat kesempatan menjadi bagian dari program tersebut. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar ajang bertemu dengan anak muda dari berbagai latar belakang dan negara, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, bertukar perspektif, serta memahami beragam tantangan dan peluang yang akan dihadapi generasi muda di masa depan.

“Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya tentang bertemu dengan orang-orang baru dari berbagai latar belakang dan negara, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar, bertukar perspektif, dan memahami bagaimana generasi muda di berbagai tempat melihat tantangan dan peluang di masa depan,” ujar Cut Alisa.

Menurutnya, pengalaman tersebut mengajarkan pentingnya keterbukaan terhadap perbedaan, keberanian menyampaikan pendapat, serta kemampuan bekerja sama untuk melahirkan ide dan solusi yang memberikan dampak positif.

Cut Alisa menilai hal paling berharga dari program tersebut adalah kesempatan mengembangkan diri sekaligus membangun koneksi yang lebih luas. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal untuk tumbuh sebagai generasi muda yang mampu membawa perubahan.

“Semoga semakin banyak generasi muda yang berani keluar dari zona nyaman. Sekecil apa pun kontribusi kita, kita tetap bisa menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar,” katanya.

Kepala SMA Negeri 1 Dewantara Aceh Utara, Jalaluddin, S.Pd., M.Pd., menyambut bangga capaian Cut Alisa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah memiliki potensi besar untuk tampil, berinteraksi, dan bersaing di tingkat global.

Kepala SMA Negeri 1 Dewantara Aceh Utara, Jalaluddin, S.Pd., M.Pd.

“Kami sangat bangga Cut Alisa bisa membawa nama SMA Negeri 1 Dewantara dan Aceh Utara ke tingkat yang lebih luas. Ini membuktikan bahwa anak-anak kita memiliki kemampuan, keberanian, dan potensi untuk berinteraksi serta bersaing di tingkat global,” ujar Jalaluddin.

Ia berharap pengalaman Cut Alisa tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi positif yang menginspirasi siswa lainnya untuk berani mengambil kesempatan, memperluas wawasan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Prestasi bukan hanya tentang siapa yang berdiri di panggung, tetapi tentang keberanian seorang anak untuk melangkah lebih jauh dari batas yang selama ini ia bayangkan. Kami ingin pengalaman Cut Alisa menjadi inspirasi bagi teman-temannya bahwa mereka juga bisa,” tegasnya.

Keikutsertaan Cut Alisa dalam AFS Mubadala and Global Future Leaders Network 2026 diharapkan menjadi langkah awal memperluas jejaring, wawasan dan pengalaman generasi muda Aceh Utara, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pelajar yang berani membawa nama daerah ke tingkat Internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....