Sebanyak 100 Anak PAUD Warnai Merdeka di Museum Lhokseumawe

  • 29 Agt 2026 13:17 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Suasana ceria dan semangat kemerdekaan mewarnai Museum Kota Lhokseumawe, Sabtu ,29 Agustus 2026.

Sebanyak 100 anak dari 25 PAUD layanan kelompok bermain se-Kota Lhokseumawe mengikuti Gebyar Senam Anak Indonesia Hebat dan Gebyar Mewarnai.

Kegiatan yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dibuka Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Dahniar, S.Pd.I., M.A.

Dahniar mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan karena memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam melatih motorik halus, kreativitas, dan rasa percaya diri.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Dahniar, S.Pd.I., M.A.

“Dengan adanya Gebyar Mewarnai ini, anak-anak bisa melatih motorik halus, berkreativitas dengan rasa senang, serta membangun rasa percaya diri,” ujar Dahniar.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Kota Lhokseumawe, Cut Putri Pebriyanti, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan. Museum dipilih agar anak-anak dapat belajar mengenal budaya dan sejarah Aceh secara langsung, khususnya Rumah Aceh.

Ketua Himpaudi Kota Lhokseumawe, Cut Putri Pebriyanti,

“Sekalian kita mengenalkan budaya Rumah Aceh yang ada di Kota Lhokseumawe. Anak-anak biar tahu bahwa ini merupakan peninggalan nenek moyang dari masa perjuangan zaman dahulu,” kata Cut Putri.

Menariknya, kegiatan mewarnai tidak menggunakan konsep juara satu, dua, atau tiga. Semua anak dianggap hebat dan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka.

“Di sini tidak ada menang atau kalah. Semua anak dianggap anak-anak yang hebat dan kreatif. Semuanya kita berikan hadiah berupa trofi dan bingkisan snack,” ujarnya.

Dahniar berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena menjadi ruang bagi anak untuk belajar dan berekspresi dengan cara yang menyenangkan.

“Kami berharap anak-anak bisa menyelesaikan gambar dengan warna-warni sesuai hati mereka, dengan hati yang senang dan kreativitas mereka,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi cara sederhana mengenalkan makna kemerdekaan kepada anak sejak dini. Mereka tidak hanya bermain dan berkarya, tetapi juga belajar bersosialisasi serta mengenal budaya daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....