Sekolah Malaka Resmi Beroperasi, Hasil Kolaborasi Donasi Publik untuk Aceh
- 29 Jun 2026 20:16 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Tamiang - Sekolah Malaka yang dibangun melalui gerakan kemanusiaan Malaka Project resmi beroperasi di Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Sekolah tersebut menjadi simbol pemulihan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak banjir besar yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025.
Peresmian sekolah dilakukan oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, bersama Founder Malaka Project Ferry Irwandi, Ketua Yayasan Cakra Abhipraya Responsif Putro Anugrah Lindu, serta sejumlah unsur pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, organisasi kemanusiaan, dan pemerintah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan harapan baru bagi dunia pendidikan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan Sekolah Malaka. Sinergi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kolaborasi yang mengembalikan harapan dan masa depan generasi penerus kita," kata Armia Pahmi saat meresmikan Sekolah Malaka di Kampung Kota Lintang.
Sekolah Malaka merupakan hasil penggalangan dana publik yang diinisiasi oleh Ferry Irwandi melalui Malaka Project sebagai respons terhadap bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera Utara pada penghujung 2025. Melalui siaran langsung selama 24 jam, aksi tersebut berhasil menghimpun donasi sekitar Rp10,3 miliar dari puluhan ribu masyarakat Indonesia.
Dana yang terkumpul kemudian disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan, mulai dari bantuan tanggap darurat, distribusi logistik, hingga pembangunan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari pemulihan jangka panjang di wilayah terdampak.
Founder Malaka Project, Ferry Irwandi, mengaku bersyukur sekolah yang dibangun dari donasi masyarakat kini telah dimanfaatkan oleh para siswa. "Hari ini Sekolah Malaka di Aceh Tamiang sudah mulai beroperasi. Baju seragam juga sudah, bangku sama meja juga sudah. Senang banget lihatnya. Belajar yang rajin ya kawan-kawan muda," tulis Ferry Irwandi melalui akun Instagram resminya.
Ketua Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, Putro Anugrah Lindu, mengatakan pembangunan Sekolah Malaka merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan anak-anak yang terdampak bencana tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
Menurut Putro, selain membangun Sekolah Malaka, pihaknya juga melakukan rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan lain di Aceh Tamiang agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.
Saat ini, Sekolah Malaka telah dilengkapi ruang belajar, meja, kursi, perlengkapan belajar, serta seragam siswa sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.
Beroperasinya Sekolah Malaka menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, organisasi kemanusiaan, pemerintah daerah, dan para donatur mampu menghasilkan manfaat nyata yang berkelanjutan. Dari kepedulian saat bencana, kini lahir sebuah ruang belajar baru yang diharapkan dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi masa depan Aceh Tamiang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....