SMAN 1 Lhoksukon Jadi Pilot Project Penerapan e-book Sains Berbasis Al-Qur'an

  • 21 Jul 2026 17:55 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI .CO ID, Aceh Utara - SMA Negeri 1 Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, bersiap menerapkan metode pembelajaran berbasis e-book muatan Al-Qur'an untuk lima mata pelajaran umum pada Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai upaya memperkuat integrasi antara sains, teknologi, dan nilai keagamaan.

Kepala SMAN 1 Lhoksukon Zulkifli, M.Pd., mengatakan sekolahnya terpilih menjadi salah satu percontohan (pilot project) penerapan program strategis tersebut di Kabupaten Aceh Utara, bersama SMAN 3 Putra Bangsa dan SMAN 1 Muara Batu.

"Buku elektronik (e-book) sudah siap dan tinggal dicetak. Program ini selaras dengan Kemendikdasmen guna membentuk peserta didik yang mandiri, beriman, serta bertakwa," kata Zulkifli saat ditemui, Selasa 21 Juli 2026.

Penerapan kurikulum berbasis keagamaan ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Kepala Dinas Pendidikan Aceh Nomor 400.3.8/9251 yang disahkan pada 29 Juni 2026.

Pada tahap awal implementasi, terdapat lima modul e-book sains yang disiapkan, yakni Matematika Kelas X, Fisika Kelas X dan XI, Biologi Kelas X, serta Kimia Kelas X.

Zulkifli menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen pihak sekolah dalam mendukung visi Pemerintah Aceh untuk menciptakan iklim pendidikan yang unggul, inovatif, dan berkarakter religius.

"Melalui pembelajaran ini, kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademis dalam penguasaan Matematika dan Sains, tetapi juga memahami bahwa ilmu pengetahuan merupakan bagian dari keagungan Allah SWT. Nilai Al-Qur'an akan menjadi fondasi moral dan integritas mereka," tuturnya.

Menyikapi kebijakan anyar ini, jajaran guru bidang studi sains di SMAN 1 Lhoksukon telah mulai melakukan pembedahan perangkat ajar dan pendalaman materi e-book terbitan Dinas Pendidikan Aceh tersebut.

Integrasi ayat-ayat Al-Qur'an disusun secara kontekstual tanpa mengesampingkan ketepatan konsep ilmiah. Sekolah juga menyiapkan program pendampingan bagi para pendidik agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan sistematis dan efektif.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin menegaskan bahwa penguatan nilai spiritual dalam pelajaran sains merupakan pondasi penting pembentukan pola pikir generasi muda di Aceh.

"Nilai-nilai Al-Qur'an harus menjadi landasan utama dalam membangun cara berpikir, karakter, dan tanggung jawab keilmuan peserta didik," ujar Murthalamuddin.

Program terobosan ini diterapkan serentak pada 66 SMA percontohan yang tersebar di 23 kabupaten/kota se-Provinsi Aceh. Modul e-book tersebut juga dapat diakses dan diunduh secara bebas oleh masyarakat serta tenaga pendidik melalui platform resmi www.sidakota.com

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Aceh melibatkan secara aktif Kepala Cabang Dinas, jajaran kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia di seluruh Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....