Kebiasaan Oversharing Bisa Membawa Masalah Besar,

  • 20 Apr 2026 07:44 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Lhokseumawe - Kebiasaan membagikan banyak hal di media sosial atau oversharing kini semakin sering dilakukan, terutama oleh anak muda. Mulai dari lokasi saat ini, masalah pribadi, isi percakapan, hingga kondisi keuangan, sering kali dibagikan tanpa berpikir panjang. Padahal, kebiasaan tersebut bisa membawa masalah besar jika informasi yang diunggah jatuh ke tangan orang yang salah.

Di era digital saat ini, media sosial memang menjadi tempat untuk berbagi cerita dan mengekspresikan diri. Namun, tidak semua hal perlu diketahui orang lain. Terlalu sering membagikan kehidupan pribadi justru bisa membuat seseorang kehilangan privasi. Bukan hanya itu, kebiasaan oversharing juga dapat memicu rasa penyesalan ketika unggahan lama kembali muncul atau disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Selain soal privasi, oversharing juga bisa berdampak pada keamanan. Membagikan lokasi secara langsung, jadwal kegiatan, atau kondisi rumah yang sedang kosong bisa dimanfaatkan oleh orang yang berniat buruk. Banyak orang tidak sadar bahwa informasi kecil yang terlihat sepele justru bisa menjadi celah bagi tindakan penipuan, pencurian akun, atau kejahatan lainnya.

Nissa, mahasiswi Politeknik Negeri Lhokseumawe, mengatakan bahwa anak muda saat ini sering merasa semua hal harus dibagikan agar terlihat aktif di media sosial. Menurutnya, kebiasaan itu terkadang muncul karena ingin mendapat perhatian atau validasi dari orang lain. Namun, ia mengingatkan bahwa ada batasan yang perlu dijaga agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Hal senada juga disampaikan Izza, mahasiswi Politeknik Negeri Lhokseumawe. Ia menilai penting bagi anak muda untuk lebih selektif sebelum mengunggah sesuatu. “Kalau mau posting, sebaiknya pikir dulu dampaknya. Jangan sampai hal yang kita bagikan justru merugikan diri sendiri,” ujarnya.

Karena itu, anak muda perlu mulai membiasakan diri untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Tidak semua hal harus diumbar ke publik. Menjaga privasi bukan berarti menutup diri, tetapi menjadi cara untuk melindungi diri dari risiko yang mungkin muncul di dunia digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....