Tujuh Pasar Lhokseumawe Direhabilitasi, Kemendag Kucurkan Rp7,8 Miliar

  • 06 Okt 2026 08:30 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Bogor - Tujuh pasar rakyat di Kota Lhokseumawe mendapat dukungan rehabilitasi pascabencana dari Kementerian Perdagangan dengan total anggaran Rp7,82 miliar.

Dukungan tersebut bersumber dari Dana Tugas Pembantuan Kemendag Tahun Anggaran 2026 dan ditandai dengan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dalam Rapat Koordinasi Antarinstansi dan Seremoni Penyerahan DIPA di Bogor, Jawa Barat, Senin , 5 Oktober 2026.

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar mengatakan, rehabilitasi pasar menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

“Pasar bukan hanya tempat transaksi perdagangan, tetapi menjadi sumber penghidupan bagi banyak masyarakat. Kita ingin para pedagang bisa kembali beraktivitas dan roda ekonomi masyarakat kembali bergerak,” ujar Sayuti.

Tujuh pasar yang mendapat dukungan tersebut yakni Pasar Buah Terpadu, Pasar Kota Lhokseumawe, Pasar Penteut, Pasar Inpres, Pasar Kuliner KP3, Pasar Bathupat, serta Pasar Promosi Jalan Line Pipa/Simpang Line, dengan total anggaran Rp7.821.385.000.

Sayuti menegaskan, dukungan pemerintah pusat harus diikuti dengan pelaksanaan rehabilitasi yang tepat sasaran dan memperhatikan kebutuhan pedagang serta masyarakat sebagai pengguna pasar.

Menurutnya, pemulihan pasar tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik, tetapi juga upaya menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan sumber pendapatan masyarakat setelah bencana.

Wali Kota berharap rehabilitasi tujuh pasar tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pedagang kembali berusaha dan aktivitas ekonomi masyarakat Lhokseumawe berangsur pulih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....