Walikota Lhokseumawe Bahas Peluang Kerja dengan Wamenaker RI

  • 09 Sep 2026 15:33 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Jakarta — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, di ruang kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Selasa 8 September 2026?

Audiensi tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Lhokseumawe.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan sejumlah usulan, meliputi alokasi pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi, penguatan Balai Latihan Kerja (BLK), pembangunan Talent and Innovation Hub (TIH), perluasan Program Pemagangan Nasional dan MagangHub, serta penguatan Program Tenaga Kerja Mandiri bagi pekerja terdampak PHK.

Sayuti juga mengusulkan agar Kementerian Ketenagakerjaan dapat memfasilitasi pelaksanaan job fair di Kota Lhokseumawe, baik dalam skala kota maupun Aceh. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.

Selain itu, Pemko Lhokseumawe mendorong pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi kompetensi di bidang minyak dan gas (migas) yang disesuaikan dengan potensi daerah serta kebutuhan industri.

“Lhokseumawe memiliki potensi sumber daya manusia yang besar dan kebutuhan industri yang spesifik. Karena itu, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Sayuti.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin dinamis.

Ia menambahkan, penguatan kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh keterampilan, pengalaman, sekaligus akses terhadap dunia kerja.

“Yang kami dorong bukan hanya pelatihan, tetapi juga ekosistem ketenagakerjaan yang dapat menghubungkan masyarakat dengan industri dan peluang kerja. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Lhokseumawe,” kata Sayuti.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyusun program ketenagakerjaan yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan daerah.

Pemko Lhokseumawe berharap dukungan Kementerian Ketenagakerjaan dapat memperkuat berbagai program peningkatan kualitas tenaga kerja, sehingga masyarakat memiliki kompetensi yang lebih baik dan mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong terciptanya lebih banyak kesempatan kerja, meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Lhokseumawe.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha dan industri, program ketenagakerjaan diharapkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi berlanjut pada penyerapan tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....