Tinjau Puluhan Anjungan, Bupati Aceh Utara Pastikan Milad Siap

  • 06 Sep 2026 21:41 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Detik-detik menuju peringatan Milad ke-800 Kerajaan Samudera Pasai/Aceh Utara semakin terasa. Sehari menjelang pembukaan, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, S.E., M.M. atau akrab disapa Ayah Wa turun langsung memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal.

Didampingi Sekda Aceh Utara Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Jamaluddin, Ayah Wa meninjau puluhan stand dan anjungan pameran di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Minggu, 6 September 2026.

Satu per satu area diperiksa, mulai dari kesiapan infrastruktur stand, personel pengisi acara, hingga aspek kenyamanan bagi masyarakat yang nantinya hadir meramaikan perayaan delapan abad sejarah Aceh Utara.

“Hari ini kita keliling memastikan seluruh fasilitas dan keikutsertaan peserta di setiap stand pameran benar-benar siap 100 persen. Kita ingin menyambut momen bersejarah 8 abad Aceh Utara ini dengan penuh khidmat, rapi, dan memberikan kesan mendalam bagi masyarakat,” ujar Ayah Wa.

Perayaan Milad ke-800 tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 7 hingga 13 September 2026. Beragam atraksi budaya akan mewarnai perhelatan tersebut, mulai dari pameran sejarah dan kebudayaan, kuliner khas Aceh, produk UMKM hingga pertunjukan seni dan adat daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, peringatan delapan abad Samudera Pasai memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar perayaan tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali jejak sejarah Samudera Pasai sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.

“Kita berharap perayaan ke-800 tahun ini tidak hanya menjadi panggung hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah dan budaya bagi generasi muda, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” kata Ayah Wa.

Puluhan stand yang disiapkan juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan potensi daerah Aceh Utara. Produk lokal, kuliner tradisional hingga karya ekonomi kreatif akan menjadi bagian dari wajah perayaan delapan abad tersebut.

Sejumlah kepala dinas, kepala badan dan pejabat teknis Pemkab Aceh Utara turut mendampingi peninjauan. Sementara aspek keamanan dan ketertiban disiapkan melalui koordinasi Satpol PP bersama unsur TNI-Polri.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan hingga H-1, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menargetkan seluruh rangkaian Milad ke-800 berlangsung tertib, meriah dan meninggalkan kesan kuat bagi masyarakat sekaligus menjadi momentum kebangkitan kembali identitas sejarah Samudera Pasai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....