Bupati Al-Farlaky Launching Pembangunan Huntap Korban Banjir
- 31 Agt 2026 19:23 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Aceh Timur - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi.,M.Si meninjau sekaligus melakukan launching serah terima rumah hunian tetap( Huntap) untuk korban Banjir di Gampong Kede Blang, Kecamatan Idi Rayeuk. Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini pertanda Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur mulai memasuki tahap pelaksanaan.
Peninjauan tersebut menjadi langkah awal pembangunan 2.033 unit huntap in situ yang akan tersebar di sejumlah kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur.
Usai meninjau pembangunan di Kede Blang, Bupati bersama rombongan juga melihat langsung lokasi pembangunan huntap di Gampong Meunasah Puuk, Kecamatan Idi Rayeuk.
“Ini merupakan starting awal kita membangun sebanyak 2.033 rumah huntap in situ yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Timur,” kata Al-Farlaky.
Ia mengatakan, sejak pekan lalu pemerintah daerah telah mengarahkan seluruh inventor dan vendor yang terlibat untuk terus mempercepat pekerjaan pembangunan huntap di berbagai lokasi.
Namun, Bupati menegaskan percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas bangunan.
Menurutnya, huntap yang dibangun bukan hanya harus cepat selesai, tetapi juga harus benar-benar layak dan berkualitas sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.
“Ini merupakan awal dan menjadi percontohan pembangunan huntap. Tidak berhenti di sini, pembangunan akan kita teruskan ke seluruh titik yang tersebar di berbagai kecamatan terdampak banjir,” ujarnya.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga telah membentuk tim teknis. Tim tersebut bertugas melakukan pengawasan terhadap seluruh proses pembangunan huntap di lapangan.
“Tim teknis akan mengawasi seluruh pengerjaan pembangunan huntap di Aceh Timur. Kita ingin kualitas bangunan yang diterima masyarakat benar-benar sesuai dengan yang diharapkan,” tegasnya.
Selain huntap in situ, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga terus mendorong penyelesaian pembangunan huntap komunal di sejumlah wilayah yang masih menghadapi kendala, khususnya terkait kesiapan lahan.
Bupati menjelaskan, salah satu kendala berada di Kecamatan Idi Rayeuk, khususnya lahan yang berkaitan dengan aset PJKA. Pemerintah daerah masih menunggu surat dari pemerintah pusat terkait pelimpahan kewenangan pengelolaan lahan tersebut kepada pemerintah daerah.
“Untuk huntap komunal memang masih ada beberapa kendala, terutama terkait lahan. Di Idi Rayeuk kita masih menunggu surat dari Jakarta mengenai pelimpahan kewenangan pengelolaan tanah kepada pemerintah. Setelah itu, lahan akan kita serahkan kepada masyarakat penerima huntap komunal,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....