Muskot V PMI Langsa, Jeffry Tegaskan Dukungan Kemanusiaan

  • 22 Agt 2026 18:04 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Kota Langsa - Musyawarah Kota (Muskot) V Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa berlangsung di Aula Tirta Vitra Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Mengusung tema “Bersatu Dalam Kemanusiaan”, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Dalam Muskot tersebut, Ngatiman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Langsa periode 2026–2031. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, dan dihadiri Ketua DPRK Langsa, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua KNPI, PWI Langsa, jajaran pengurus PMI, relawan serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, mengatakan Muskot bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah PMI agar semakin profesional dan responsif dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Menurut Jeffry, PMI memiliki posisi penting dalam membantu masyarakat, terutama ketika terjadi kondisi darurat dan bencana. Karena itu, Pemerintah Kota Langsa berkomitmen untuk terus mendukung keberadaan dan kegiatan PMI.

“PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang bergerak atas dasar kerelaan dan pengabdian sosial. Tanpa adanya dana hibah sekalipun, PMI tetap harus bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Langsa sangat mendukung keberadaan dan kiprah PMI,” ujar Jeffry.

Ia menegaskan, dukungan Pemko Langsa akan diarahkan untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan, termasuk dalam penanganan pascabencana. Sinergi antara pemerintah, PMI dan para relawan dinilai sangat penting agar masyarakat memperoleh bantuan secara cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, Ketua PMI Aceh, Murdani, SE, menyampaikan bahwa Muskot merupakan amanah konstitusi organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART PMI. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan forum tersebut sebagai sarana memperkuat persatuan, bukan sebaliknya.

“Jangan sampai forum Muskot justru memecah belah. PMI adalah tempat kita mewakafkan diri untuk kemanusiaan,” kata Murdani.

Ia juga berharap Pemerintah Kota Langsa tetap memberikan dukungan kepada PMI, termasuk melalui bantuan hibah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Dukungan tersebut diperlukan agar operasional organisasi dan berbagai kegiatan pelayanan kemanusiaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Ketua Demisioner PMI Kota Langsa, Ir. Sayid Abdurrahman, menyebut Muskot merupakan forum tertinggi dalam organisasi. Ia mengatakan kepengurusan periode 2021–2026 siap mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas selama lima tahun terakhir.

Sayid juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dalam Muskot. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan proses pemilihan ketua baru berjalan dengan baik.

“Meskipun saya kurang maksimal dalam menjalankan roda organisasi karena sudah menjadi anggota DPRD Kalimantan Tengah, semuanya tetap berjalan dengan baik berkat dukungan Pemerintah Kota Langsa,” ungkapnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para relawan PMI yang selama ini tetap berkomitmen menjalankan misi kemanusiaan. Menurutnya, keberadaan relawan menjadi kekuatan utama PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami bangga memiliki relawan yang terus mengembangkan misi kemanusiaan. Kami juga memohon kepada Wali Kota Langsa agar terus mendukung PMI Kota Langsa dalam mengemban misi kemanusiaan ini,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Ngatiman secara aklamasi, Muskot V diharapkan menjadi awal baru bagi PMI Kota Langsa untuk memperkuat organisasi selama lima tahun ke depan. Sinergi antara pemerintah, pengurus dan relawan diharapkan semakin solid sehingga PMI mampu menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, profesional dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....