Bupati Aceh Utara Serap Keluhan Warga Melalui Live TikTok
- 19 Agt 2026 22:20 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Media sosial tak lagi sekadar menjadi ruang berbagi informasi. Di Aceh Utara, platform digital dimanfaatkan langsung sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta merespons persoalan warga secara cepat.
Hal itu terlihat saat Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, menggelar siaran langsung (LIVE) melalui TikTok bersama Sekretaris Daerah Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P.
Dalam siaran tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung. Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius adalah dugaan pencemaran limbah di Gampong Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya.
Mendengar keluhan tersebut, Bupati Ayahwa tidak ingin persoalan berhenti sebatas percakapan di ruang digital. Ia langsung meminta jajaran terkait mengambil langkah nyata untuk memastikan kondisi di lapangan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Sekda Aceh Utara Dayan Albar menegaskan akan segera memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara turun ke lokasi.
Tim teknis akan melakukan pemeriksaan secara langsung untuk memastikan sumber dan kondisi limbah, sekaligus melihat kemungkinan dampaknya terhadap permukiman warga maupun lingkungan sekitar.
“Kami akan segera minta DLHK untuk turun dan mengecek langsung kondisi limbah di Gampong Alue Bili Geulumpang. Kita ingin pastikan secara teknis apakah limbah tersebut berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan merusak lingkungan atau tidak,” ujar Dayan Albar.
Respons tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah berupaya menjadikan media sosial sebagai kanal komunikasi publik yang lebih terbuka. Keluhan yang disampaikan warga tidak hanya didengar, tetapi juga diarahkan menjadi bahan tindak lanjut bagi perangkat daerah terkait.
Bagi masyarakat, pola komunikasi seperti ini membuka ruang yang lebih luas untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi tanpa harus menunggu forum resmi. Pemerintah pun dapat memperoleh informasi langsung dari lapangan sebagai bahan menentukan langkah penanganan.
Pemkab Aceh Utara berkomitmen terus memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Aspirasi warga diharapkan dapat ditangani secara cepat, tepat, transparan, dan terukur.
Sementara itu, peninjauan langsung oleh DLHK ke Gampong Alue Bili Geulumpang diharapkan segera memberikan kepastian mengenai kondisi limbah yang dikeluhkan warga sekaligus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Dari layar TikTok, aspirasi warga pun bergerak menjadi agenda nyata pemerintah di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....