DPRK Lhokseumawe Ajak Semua Pihak Lestarikan Budaya Aceh

  • 06 Agt 2026 11:54 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Pelestarian budaya Aceh harus menjadi perhatian bersama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Berbagai kesenian, permainan tradisional, hingga bahasa daerah kini mulai jarang dikenal oleh generasi muda.

Anggota DPRK Kota Lhokseumawe sekaligus Wakil Ketua Komisi D, H. Jailani Usman, S.H., M.H., mengatakan DPRK terus mendorong Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk memperkuat pelestarian budaya melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat.

Menurutnya, salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah menggelar festival budaya secara berkelanjutan agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mengenal dan mencintai warisan budaya Aceh.

Anggota DPRK Kota Lhokseumawe sekaligus Wakil Ketua Komisi D, H. Jailani Usman, S.H., M.

Ia mengaku prihatin karena banyak anak-anak saat ini sudah tidak mengenal alat musik tradisional seperti rapa'i dan serunee kalee. Padahal, kesenian tersebut merupakan bagian dari identitas budaya Aceh yang harus dijaga.

"Kami di DPRK selalu mengimbau Pemerintah Kota Lhokseumawe agar terus meningkatkan peran masyarakat dalam melestarikan budaya melalui berbagai kegiatan. Jangan sampai budaya yang hampir tidak kita lihat lagi benar-benar hilang," kata H. Jailani.

Selain itu, DPRK juga mendorong keterlibatan kepala sekolah, pimpinan madrasah, keuchik, serta Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe untuk bersama-sama mengembangkan dan memperkenalkan budaya Aceh kepada generasi muda.

Menurut H. Jailani, masyarakat Aceh juga perlu kembali membangun kebanggaan menggunakan bahasa daerah dan mencintai budaya sendiri. Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dunia pendidikan, dan masyarakat dapat menjaga warisan budaya Aceh agar tetap lestari serta diwariskan kepada generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....