Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pidie Jaya Gelar Musda

  • 05 Agt 2026 21:03 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Pidie Jaya - Musyawarah Daerah (Musda) Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pidie Jaya Periode 2026–2031 merupakan agenda lima tahunan sebagai forum strategis untuk memilih kepengurusan baru sekaligus menetapkan arah kebijakan organisasi dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana. Kegiatan ini juga bertujuan memperkokoh kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya, Rabu 5 Agustus 2026

Dalam sambutannya, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menegaskan bahwa tantangan kebencanaan yang dihadapi daerah membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Forum Pengurangan Risiko Bencana memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat mitigasi, serta membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

"Musda ini bukan sekadar memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun Pidie Jaya yang lebih tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana. Kepemimpinan yang terpilih harus mampu merangkul semua pihak, melahirkan inovasi, dan menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," tegas Bupati.


Melalui Musda ini, Bupati Sibral Malasyi berharap FPRB Kabupaten Pidie Jaya periode 2026–2031 ini mampu meningkatkan kapasitas organisasi, memperluas jejaring kemitraan, serta menghadirkan berbagai program yang mendukung upaya pengurangan risiko bencana secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan.

Keberadaan forum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penyusunan kebijakan, edukasi kebencanaan, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menghadapi potensi bencana. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya optimistis kepengurusan baru FPRB akan menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan pengurangan risiko bencana. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kemampuan daerah melindungi masyarakat melalui sistem mitigasi yang kuat, respons yang cepat, serta kolaborasi yang solid demi mewujudkan Pidie Jaya yang semakin tangguh terhadap bencana. Harapnya. (Prokopim/Yuni).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....