Jemaah Haji Lhokseumawe Lewati Fase Kritis di Mina, Semua dalam Kondisi Sehat

  • 01 Jun 2026 19:21 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe – Kabar melegakan datang dari tanah suci Makkah. Sebanyak 240 jemaah haji asal Kota Lhokseumawe dilaporkan dalam kondisi sehat walafiat setelah berhasil melewati seluruh rangkaian puncak ibadah haji yang menguras fisik di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Lhokseumawe, Drs. H.Jamaluddin, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan jemaah asal Lhokseumawe yang mengalami sakit fatal maupun meninggal dunia.

"Alhamdulillah, jemaah haji Kota Lhokseumawe yang berjumlah 240 orang dalam keadaan sehat semua. Sampai hari ini tidak ada yang meninggal dunia," ujar H. Jamaluddin saat dikonfirmasi RRI, Senin 1 Juni 2026.

Ia menambahkan, seluruh jemaah telah merampungkan prosesi melontar Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah. Dinamika di lapangan pun berjalan lancar, di mana sebagian jemaah mengambil pilihan nafar awal dan sebagian lainnya mengambil nafar tsani. Saat ini, seluruh rombongan telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah untuk bersiap melaksanakan Tawaf Ifadah.

Menurut Jamaluddin, pelaksanaan ibadah tahun ini berjalan jauh lebih tertib, baik saat jemaah berada di Arafah maupun di Mina. Padahal, fase tersebut merupakan puncak haji yang paling padat dan membutuhkan stamina yang luar biasa akibat faktor cuaca.

Meskipun secara akumulatif dilaporkan ada 6 jemaah haji asal Provinsi Aceh yang wafat di tanah suci, jemaah asal Lhokseumawe sejauh ini berhasil melewati masa-masa kritis tersebut dengan aman.

"Kalau sekadar sakit demam atau batuk-pilek itu biasa karena faktor kelelahan fisik. Tapi secara umum, jemaah kita sudah melewati masa kritis. Puncaknya kemarin saat di Arafah. Itu puncak haji yang cukup padat dan membutuhkan stamina, tapi alhamdulillah mereka semua lulus," tuturnya.

Kendati fase krusial telah terlewati, Kemenag Lhokseumawe tetap mengingatkan para jemaah untuk tidak longgar dalam menjaga kesehatan. Pasalnya, cuaca di Arab Saudi saat ini tergolong cukup panas dan perjalanan ibadah masih menyisakan waktu yang lumayan panjang.

"Perjalanan masih lama, kita masih membutuhkan waktu kurang lebih 25 hari lagi berada di Makkah. Kami mengimbau jemaah untuk terus menjaga pola kesehatan dengan baik," harap Jamaluddin.

Jika sesuai jadwal yang telah ditetapkan, seluruh rombongan jemaah haji Kota Lhokseumawe dijadwalkan akan bertolak kembali ke tanah air pada 26 Juni 2026 mendatang.

"Harapan kita semua, semoga jemaah haji Lhokseumawe tetap sehat hingga kembali ke tanah air dan memperoleh predikat haji yang mabrur," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....