Jamaah Haji Aceh Segera Tiba, Seluruh Fasilitas Disiagakan
- 13 Jun 2026 18:41 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan kesiapan penuh menyambut kepulangan jamaah haji Aceh yang dijadwalkan tiba di Tanah Air mulai 15 hingga 30 Juni 2026. Berbagai persiapan teknis dan pelayanan telah dirampungkan guna memastikan proses debarkasi berlangsung lancar, aman, nyaman, dan sesuai standar pelayanan haji.
Kepala Asrama Haji Kelas I Aceh, H. Irsyadi, S.E., M.Si., mengatakan seluruh fasilitas dan layanan pendukung telah dipersiapkan secara maksimal untuk menyambut kedatangan para tamu Allah setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Menurutnya, berbagai langkah persiapan telah dilakukan sejak berakhirnya proses embarkasi, mulai dari pemeriksaan sarana dan prasarana, peningkatan kebersihan lingkungan, pengujian kualitas air, sanitasi kawasan, hingga pelaksanaan pengendalian vektor penyakit melalui kegiatan fogging.
“Alhamdulillah, kesiapan Asrama Haji Aceh saat ini telah mencapai sekitar 99 persen. Sejak fase pemberangkatan selesai, seluruh fasilitas langsung kami evaluasi dan lakukan pengecekan kembali agar pada saat debarkasi nanti seluruh layanan siap digunakan oleh jamaah,” ujar Irsyadi. Sabtu 13 Juni 2026.
Ia menjelaskan, setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, para jamaah akan diarahkan menuju Asrama Haji Aceh untuk mengikuti prosesi penerimaan dan pelepasan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
Berbeda dengan masa keberangkatan, sebagian besar jamaah pada fase kepulangan umumnya tidak lagi menginap di asrama dan memilih langsung melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Meski demikian, Asrama Haji Aceh tetap menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk ruang ibadah yang representatif bagi jamaah yang tiba bertepatan dengan waktu salat. Jamaah perempuan akan menggunakan fasilitas di Gedung Jeddah, sementara jamaah laki-laki dapat melaksanakan ibadah di Gedung Grand Misfalah (A2).
Selain layanan ibadah, fasilitas istirahat juga disiapkan bagi jamaah yang harus menunggu jadwal penerbangan lanjutan atau transportasi laut menuju daerah tujuan.
“Biasanya fasilitas istirahat dibutuhkan oleh jamaah dari wilayah yang cukup jauh seperti Aceh Tenggara, maupun jamaah yang akan melanjutkan perjalanan ke daerah kepulauan seperti Simeulue dan Sabang. Karena itu, kamar dan fasilitas pendukung tetap kami siapkan sesuai kebutuhan,” katanya.
Di sektor layanan kesehatan, Asrama Haji Aceh bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh menyiapkan klinik kesehatan yang berlokasi di Gedung Muzdalifah.
Fasilitas tersebut akan digunakan oleh tim medis dan tenaga kesehatan untuk melakukan observasi, pemeriksaan, serta pelayanan kesehatan bagi jamaah yang memerlukan penanganan setelah kembali dari Arab Saudi.
“Gedung Muzdalifah difungsikan sebagai pusat layanan kesehatan debarkasi yang akan memberikan pemantauan dan pelayanan medis kepada jamaah yang membutuhkan,” jelas Irsyadi.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan, pihak Asrama Haji Aceh juga melaksanakan pengasapan (fogging) di seluruh kawasan asrama pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan oleh tim Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh guna mencegah potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui vektor.
Sementara itu, Kasubbag Umum Asrama Haji Kelas I Aceh, Afrizal, mengatakan koordinasi terus dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dan seluruh instansi terkait untuk memastikan pelaksanaan debarkasi berjalan optimal.
Menurutnya, meskipun mayoritas jamaah tidak lagi menginap saat tiba di Aceh, seluruh unsur pelayanan tetap disiagakan sebagaimana pada masa embarkasi.
“Petugas Asrama Haji Aceh akan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah mulai dari proses kedatangan, pelepasan, layanan ibadah, kesehatan, hingga fasilitas istirahat sebelum mereka kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.
Afrizal menegaskan bahwa pelayanan prima kepada jamaah menjadi komitmen utama Asrama Haji Aceh dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah haji Aceh. Berbagai persiapan terus kami optimalkan agar proses debarkasi berlangsung lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi jamaah hingga kembali berkumpul bersama keluarga di daerah masing-masing,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....