Tata Cara dan Keutamaan Puasa Hari Arafah

  • 04 Jun 2025 09:19 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN Lhokseumawe: 9 Dzulhijjah hari arafah adalah puasa yang dilaksanakan bagi kita yang tidak menjalankan haji, jika tidak berhalangan berpuasalah karena keutamaannya menghapus dosa selama dua tahun.

Dalam hadis rasulullah SAW bersabda: "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun akan datang"

Tata cara puasa arafah:

1. Niat

Niat puasa arafah bisa saja kita baca secara langsung ataupun dalam hati sebelum terbit fajar "Nawaitu Shauma Ghadin 'an 'ada'i sunnati arafah lillah hi ta' ala"

2. Sahur

Alangkah baiknya kita melaksanakan sahur saat menjalankan puasa dan lebih baik pula dilanjutkan dengan shalat-shalat sunnah.

3. Menjauhi Yang Membatalkan Puasa

Berpuasa artinya kita menahan semua yang membatalkan puasa, tidak hanya menahan makan dan minum. Beribadah shalat, mengaji dan menahan dari hawa nafsu.

4. Segera Berbuka Puasa

Segeralah berbuka puasa jika sudah waktunya untuk berbuka seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Saw.

Keutamaan Berpuasa di Hari Arafah

Saat berpuasa di hari arafah, orang yang sedang menjalankan ibadah haji berkumpul di wukuf padang arafah, maka dari itu disebut sebagai hari arafah. Berpuasa di hari arafah menghapus dosa dua tahun, puasa arafah tidak dilaksanakan oleh yang berhaji, namun yang tidak berhaji dianjurkan untuk melaksanakannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....