Bukan Sekadar Penegak Hukum, Polri Harus Humanis!

  • 01 Jul 2026 21:41 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Tantangan sosial yang kian kompleks di era modern menuntut Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tidak lagi sekadar memposisikan diri sebagai agen penegak hukum (law enforcement agency).

Lebih dari itu, Polri memiliki peran strategis sebagai institusi yang wajib membangun kepercayaan publik (public trust). Hal ini dapat dicapai melalui pelayanan yang profesional, adil, transparan, serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap tindakan di lapangan.

Pandangan tegas tersebut disampaikan oleh Dosen Hukum Tata Negara, Dr. Hadi Iskandar, S.H, M.H, CPM., CP.Arb., CPLA. Ia menilai bahwa Polri sejauh ini telah menunjukkan komitmen kuat untuk terus bertransformasi menghadapi dinamika zaman.

Berbagai inovasi pelayanan publik, penguatan profesionalisme, serta pendekatan yang mengedepankan dialog dan kemitraan dengan warga merupakan langkah maju yang patut mendapatkan apresiasi tinggi dari semua pihak.

Guna mengoptimalkan fungsi pengayoman ke depan, Dr. Hadi Iskandar menekankan tiga poin krusial yang harus diperkuat oleh Polri. Pertama, meningkatkan profesionalisme dan integritas personel melalui pendidikan yang berorientasi HAM. Kedua, memperluas pendekatan humanis dengan membangun komunikasi yang lebih dekat dan partisipatif bersama warga. Ketiga, memperkuat kolaborasi multisektor dalam merumuskan kebijakan keamanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa masalah keamanan dan ketertiban nasional bukanlah beban tunggal di pundak kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dalam hal ini, pemerintah berperan menyusun kebijakan yang mendukung stabilitas, akademisi memberikan kajian dan solusi berbasis ilmu pengetahuan, sedangkan masyarakat bertindak sebagai mitra aktif yang ikut membangun kesadaran hukum serta menjaga lingkungan yang kondusif.

Sebagai penutup, pendekatan humanis dinilai memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan legitimasi dan kepercayaan masyarakat. Di tengah publik yang semakin kritis dan terbuka, kualitas pelayanan serta penghormatan terhadap HAM menjadi kunci utama. Melalui sinergi yang kuat dan pengalaman interaksi yang positif dengan aparat, Polri diproyeksikan akan tumbuh menjadi institusi yang tidak hanya dipercaya, tetapi juga dicintai masyarakat sebagai pilar utama persatuan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....