Peran Pendidikan Politik Dapat Mencegah Korupsi Sejak Dini

  • 23 Sep 2025 21:14 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Pendidikan politik tidak hanya penting bagi aktor politik, tapi juga memainkan peran penting untuk mencegah korupsi, dan meningkatkan kesadaran bagi masyarakat awam, serta membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.

Ketua Laboratorium FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Delfi Suganda, saat dikonfirmasi RRI, senin (23/9/2025), membenarkan, dengan pengetahuan politik yang efektif mampu meningkatkan kesadaran publik, agar dapat memahami nilai-nilai demokrasi dan hak, serta kewajiban warga negara.

"Pendidikan politik itu tidak hanya ada di aktor politik, baik skala Nasional maupun lokal, tetapi lebih spesifik. Kemudian perangkat desa ada kalanya harus menyampaikan pendidikan politik itu kepada masyarakat desa itu sendiri" ujarnya.

Menurutnya hambatan terbesar dalam mengedukasi masyarakat secara politik, yaitu kemauan, pemahaman dan pendekatan agama. Namun perlu dioptimalkan sinergi antara Pemerintah dan Lembaga Pendidikan, untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat.

"Pertama kemauan dari masyarakat apakah bisa mau menjadi bahagian untuk mencegah korupsi sejak dari dini, sejak dari desa, sejak dari gampong. Yang kedua tentang pemahaman, karena pemahaman terhadap pencegahan korupsi itu sangat sulit, yang terakhir baru pendekatan agama, padahal agama paling utama untuk disampaikan untuk pencegahan korupsi”katanya.

Dr. Delfi Suganda menambahkan, peran setiap individu sebagai aktor politik sangatlah penting. Karenanya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencegah korupsi sejak dini, dan menciptakan pemerintah yang transparan dan akuntabel.

"tetapi pendidikan politik itu bisa saja digaung-gaungkan. Nah, jika edukasi politik yang kita berikan tersampaikan kepada masyarakat, bagaimana mencegah money politik, bagaimana cara mentracking para calon-calon yang terlibat korupsi, itu penting"tuturnya.

(Penulis : Anisah Azzara-Magang Mandiri di RRI Lhokseumawe).

Rekomendasi Berita