Viral Belum Tentu Bertahan, Begini Siklus Tren di Media Sosial
- 22 Sep 2026 08:02 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Sesuatu yang viral di media sosial sering kali muncul begitu cepat. Hari ini ramai dibicarakan, besok bisa saja sudah muncul tren baru yang membuat perhatian warganet berpindah. Mulai dari video lucu, makanan, gaya berpakaian, sampai istilah baru, semuanya bisa mendadak dikenal banyak orang hanya dalam waktu singkat.
Biasanya, sebuah tren bermula dari satu konten yang menarik perhatian. Konten tersebut kemudian dibagikan, dibuat ulang, atau diikuti oleh pengguna lain. Semakin banyak orang yang ikut membuat versi mereka sendiri, semakin besar pula kemungkinan tren tersebut masuk ke beranda lebih banyak pengguna.
Rasa penasaran juga menjadi salah satu alasan mengapa tren bisa menyebar dengan cepat. Ketika melihat banyak orang membicarakan sesuatu, sebagian pengguna merasa ingin ikut mencoba supaya tidak ketinggalan. Dari sinilah muncul istilah FOMO atau fear of missing out, yaitu rasa takut tertinggal dari sesuatu yang sedang ramai.
Namun, tidak semua tren bisa bertahan lama. Ketika pengguna mulai merasa bosan atau muncul hal baru yang lebih menarik, perhatian perlahan beralih. Tren yang sebelumnya memenuhi media sosial akhirnya hanya tersisa sebagai konten lama. Siklus seperti ini terus berulang karena media sosial memang bergerak sangat cepat.
Meski begitu, ada juga tren yang mampu bertahan lebih lama karena tidak sekadar mengikuti ramai-ramai. Misalnya tren yang memberikan informasi, hiburan, atau sesuatu yang memang bermanfaat bagi banyak orang. Konten seperti ini biasanya tetap dicari meskipun sudah tidak menjadi pembicaraan utama di media sosial.
Viral bukan berarti akan selalu bertahan. Media sosial punya siklusnya sendiri: muncul, ramai, diikuti banyak orang, kemudian perlahan tergantikan oleh hal baru. Karena itu, tidak ada salahnya menikmati tren yang sedang ramai, tetapi tetap bijak memilih mana yang memang menarik dan mana yang hanya sekadar lewat di beranda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....