Cara Membedakan Foto AI dan Foto Asli

  • 10 Jun 2026 11:43 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernahkah kamu melihat sebuah foto yang tampak begitu nyata, tetapi ternyata orang di dalamnya tidak pernah ada? Atau gambar sebuah peristiwa yang terlihat seperti hasil jepretan kamera, padahal sebenarnya dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)?

Kalau beberapa tahun lalu gambar buatan AI masih mudah dikenali karena wajahnya aneh atau jarinya berjumlah lebih dari lima, sekarang ceritanya sudah berbeda. Teknologi AI generatif berkembang sangat cepat hingga mampu menghasilkan gambar yang sekilas sulit dibedakan dari foto sungguhan. Tak heran jika banyak orang mulai tertipu oleh foto-foto yang beredar di media sosial.

Meski begitu, bukan berarti foto AI tidak bisa dikenali sama sekali. Salah satu cara termudah adalah memperhatikan detail-detail kecil. Menurut MIT Technology Review, model AI umumnya sangat baik dalam menciptakan gambaran besar sebuah foto, tetapi terkadang masih melakukan kesalahan pada bagian yang rumit seperti tangan, gigi, aksesori, atau benda-benda kecil di latar belakang. Jika diperhatikan lebih dekat, kadang ada jari yang bentuknya tidak wajar, anting yang menyatu dengan telinga, atau objek yang tampak "meleleh" tanpa alasan jelas.

Tulisan juga bisa menjadi petunjuk penting. Meski kualitas gambar AI semakin meningkat, teks yang muncul pada spanduk, papan petunjuk, kemasan produk, atau kaus sering kali terlihat tidak konsisten. Ada huruf yang berubah bentuk, kata yang tidak masuk akal, atau susunan tulisan yang sulit dibaca. Selain itu, perhatikan pencahayaan dan bayangan. Pada foto asli, sumber cahaya biasanya menghasilkan bayangan yang logis dan konsisten. Pada beberapa gambar AI, arah cahaya terkadang tidak sesuai dengan posisi objek, sehingga menciptakan kesan yang terasa "aneh" meski sulit dijelaskan secara langsung.

Namun, semakin canggih teknologi AI, semakin sulit pula menemukan kesalahan-kesalahan tersebut. Banyak gambar AI terbaru yang sudah mampu menghasilkan tangan, wajah, hingga pencahayaan yang sangat meyakinkan. Karena itu, mengandalkan mata saja tidak selalu cukup.

Cara paling aman justru memeriksa sumber gambar. Jika foto tersebut menampilkan peristiwa penting, coba cari apakah gambar serupa dimuat oleh media terpercaya atau akun resmi yang dapat diverifikasi. Dalam dunia digital saat ini, mengetahui dari mana sebuah gambar berasal sering kali lebih penting daripada sekadar menebak apakah gambar itu asli atau buatan AI.

Di era ketika siapa pun bisa membuat foto yang tampak nyata hanya dengan mengetik beberapa kalimat, kemampuan berpikir kritis menjadi semakin berharga. Sebab, tidak semua yang terlihat nyata benar-benar terjadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....