UMKM Digital Perkuat Ekonomi Masyarakat
- 18 Jul 2025 22:25 WIB
- Lhokseumawe
KBRN,Lhokseumawe: Transformasi digital yang kini menjangkau berbagai lapisan masyarakat turut memberi dampak positif bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Dalam siaran Mozaik Indonesia di Pro 1 RRI Lhokseumawe, Jumat (18/7/2025),membahas tema “UMKM Digital Perkuat Ekonomi Masyarakat,” bersama narasumber Asra, S.Sy., M.Ag., Dosen Ekonomi Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah.
Menurut Asra, UMKM digital merupakan bentuk adaptasi pelaku usaha terhadap perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat. UMKM yang sudah go digital mampu menjangkau pasar lebih luas, mempercepat transaksi, dan menghemat biaya operasional.
“UMKM digital itu bukan hanya tentang jualan lewat HP atau media sosial. Tapi bagaimana seluruh proses usaha, dari promosi, transaksi, sampai pencatatan keuangan, ikut terintegrasi dengan teknologi,” jelas Asra.
Ia juga menegaskan bahwa UMKM digital sangat relevan dalam penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah. Banyak pelaku usaha kecil yang terbantu karena bisa menjual produk mereka ke luar daerah, bahkan lintas provinsi, hanya dengan modal smartphone dan internet.
“Digitalisasi UMKM itu membuka akses pasar baru. Dulu yang beli cuma tetangga, sekarang bisa pembeli dari luar daerah. Ini dampaknya sangat besar bagi ekonomi keluarga,” tambahnya.
Asra menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM. Ia menyebut masih banyak usaha kecil yang belum memahami manfaat teknologi atau bahkan belum percaya diri menggunakan platform digital.
Namun begitu, menurutnya, kolaborasi lintas sektor bisa mempercepat transformasi ini. Ia mendorong semua pihak untuk terlibat aktif membantu UMKM lokal agar bisa naik kelas.
Dalam perspektif ekonomi Islam, Asra menyampaikan bahwa digitalisasi usaha bisa tetap berjalan sejalan dengan prinsip syariah, selama tidak ada unsur riba, gharar (ketidakjelasan), atau penipuan.
Disampaikan juga para pelaku UMKM agar terus semangat dalam meningkatkan kapasitas diri di era digital. para pelaku usaha tidak hanya bertahan, tapi juga aktif meng-upgrade diri melalui pelatihan-pelatihan digital, baik yang diadakan oleh pemerintah, maupun komunitas.
“Kalau kita mau usaha kita berkembang, kita harus berani belajar hal baru. Upgrade digitalisasi itu penting agar pasar kita makin luas, bahkan bisa sampai nasional. Ikuti pelatihan, belajar dari tren, jangan ketinggalan. Karena usaha kecil hari ini, insya Allah bisa jadi usaha besar di masa depan kalau dikelola dengan baik dan terbuka terhadap perubahan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....