Harga Emas di Lhokseumawe Turun, Apakah Ini Momen Tepat untuk Investasi?

  • 29 Sep 2026 21:03 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pasar emas di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mencatat adanya penurunan harga pada akhir September 2026. Penyesuaian harga ini dinilai dapat menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat yang ingin memulai investasi di instrumen logam mulia.

Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas Lhokseumawe pada awal pekan ini, harga emas murni maupun emas London mengalami penurunan sebesar Rp48.000 per mayam, atau sekitar Rp16.000 per gram (satu mayam di Aceh setara dengan 3,33 gram). Setelah terkoreksi, pergerakan harga emas saat ini terpantau mulai stabil.

Untuk rinciannya, harga dasar emas murni kini berada di level Rp7.008.000 per mayam, turun dari harga sebelumnya yakni Rp7.056.000 per mayam. Sementara itu, emas London turun dari Rp6.556.000 menjadi Rp6.508.000 per mayam.

Adapun untuk jenis emas 22 karat atau paon, harganya relatif stabil di kisaran Rp2.200.000 hingga Rp3.000.000 per gram, tergantung pada kerumitan model. Harga-harga tersebut merupakan harga dasar pasar dan belum termasuk ongkos pembuatan apabila dibeli dalam bentuk perhiasan.

Meski tren harga tengah menurun, aktivitas transaksi di Lhokseumawe justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Saat ini, masyarakat yang menjual emasnya kembali ke toko (buyback) terpantau lebih mendominasi dibandingkan yang membeli. Fenomena ini umumnya didorong oleh kebutuhan dana tunai masyarakat atau pencairan margin keuntungan dari harga beli di masa lampau.

Peluang Investasi

Dari kacamata perencanaan keuangan, momen turunnya harga emas (buy the dip) sejatinya merupakan waktu yang paling ideal untuk mulai membeli, bukan menjual. Emas merupakan instrumen pelindung nilai terhadap inflasi yang sangat cocok untuk jangka panjang, idealnya untuk tujuan finansial 3 hingga 5 tahun ke depan seperti tabungan haji, pendidikan, atau pembelian properti.

Bagi masyarakat yang murni berniat untuk investasi, disarankan untuk membeli emas murni dalam bentuk batangan atau lantakan guna menghindari potongan ongkos pembuatan saat kelak dijual kembali. Meski demikian, bagi masyarakat Aceh yang kental dengan budaya perhiasan, emas murni dalam bentuk perhiasan bergramasi tebal tetap memiliki nilai simpanan yang sangat baik.

Bagi warga Lhokseumawe yang memiliki dana tidak terpakai (idle fund), penurunan harga ini adalah kesempatan yang baik untuk memulai investasi dan tidak perlu ikut-ikutan tren pasar yang sedang ramai menjual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....