Media dan SKK Migas Perkuat Kolaborasi Energi
- 12 Sep 2026 16:02 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Sebanyak 20 pimpinan media dari Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau diajak memperkuat kolaborasi dengan industri hulu minyak dan gas bumi melalui kegiatan Energy Meet Up yang digelar SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), Rabu, 9 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara industri hulu migas dan insan pers untuk memperkuat pemahaman publik mengenai berbagai proses, tantangan, serta kontribusi sektor migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison, mengatakan media memiliki posisi strategis dalam menjembatani informasi industri hulu migas kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan Energy Meet Up tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara SKK Migas, KKKS dan media.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang komunikasi dan berbagi informasi mengenai kegiatan usaha hulu migas, termasuk peran SKK Migas. Kami berharap interaksi yang terjalin dapat memperkuat pemahaman bersama serta mendorong penyampaian informasi kepada masyarakat secara akurat dan berimbang,” ujar Yanin.

Ia menjelaskan, industri hulu migas memiliki berbagai istilah dan proses teknis yang cukup kompleks. Karena itu, komunikasi yang terbuka dengan media dinilai penting agar informasi tersebut dapat disampaikan kepada masyarakat menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Yanin juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan perkembangan industri hulu migas kepada publik.
Belajar Migas dari Jejak Geologi
Rangkaian Energy Meet Up tidak hanya diisi diskusi mengenai industri hulu migas. Para pimpinan media juga diajak mengenal sejarah geologi Indonesia melalui kunjungan ke Museum Geologi Kementerian ESDM di Bandung.
Kunjungan tersebut memberikan perspektif baru mengenai keterkaitan kondisi geologi Indonesia dengan keberadaan sumber daya alam dan energi.
Peserta juga mendapatkan paparan dan edukasi mengenai industri hulu migas dari sejumlah narasumber SKK Migas, yakni Aryo Radityo, Suhendra Atmaja dan Andini Claudita.
Diskusi berlangsung interaktif, membahas perkembangan, tantangan, peluang serta peran industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Bangun Keakraban Lewat Fun Game
Untuk mencairkan suasana, SKK Migas dan KKKS Sumbagut mengajak peserta mengikuti fun game di kawasan adventure Cikole Lembang.
Kegiatan dikemas lebih santai sehingga para pimpinan media dari berbagai daerah dapat berinteraksi lebih dekat dengan jajaran SKK Migas dan KKKS.
“Kami sengaja membuat kegiatan ini tidak terlalu formal. Kami ingin membangun chemistry, karena komunikasi dan kolaborasi yang baik juga membutuhkan kedekatan,” kata Yanin.
Sebagai bentuk penghargaan, SKK Migas dan KKKS Sumbagut juga memberikan apresiasi kepada para pimpinan media yang hadir atas kontribusinya dalam mengedukasi masyarakat dan menyampaikan informasi mengenai perkembangan industri hulu migas.
Yanin menegaskan, sinergi antara SKK Migas, KKKS dan media akan terus diperkuat sehingga informasi mengenai industri hulu migas dapat semakin dekat, mudah dipahami dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....