Aceh dan SKK Migas Matangkan FID, Lapangan Gas Tangkulo Siap Melaju

  • 11 Jun 2026 18:48 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pengembangan Lapangan Gas Tangkulo di Wilayah Kerja (WK) Andaman memasuki tahap krusial. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Pemerintah Aceh mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pengambilan Keputusan Investasi Final atau Final Investment Decision (FID) proyek gas raksasa yang dioperasikan oleh Mubadala Energy tersebut.

Pembahasan strategis itu berlangsung dalam pertemuan antara manajemen SKK Migas dengan Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh, dan jajaran pemerintah daerah di Kantor SKK Migas, Jakarta, Rabu malam 10/l Juni 2026.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh aspek proyek sebelum memasuki fase pengembangan.

“Manajemen SKK Migas baru saja menerima kunjungan Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh beserta rombongan dalam rangka persiapan FID Proyek Pengembangan Lapangan Gas Tangkulo di Blok Andaman yang dioperasikan oleh Mubadala Energy,” ujar Djoko, Kamis 11/l Juni 2026.

Menurutnya, Pemerintah Aceh memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Lapangan Gas Tangkulo yang dinilai memiliki nilai strategis bagi daerah maupun nasional. Kehadiran proyek ini diharapkan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Aceh melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya industri pendukung sektor energi.

“Gubernur dan seluruh masyarakat Aceh sangat mendukung proyek besar Lapangan Gas Tangkulo di WK Andaman ini. Proyek ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Aceh dan Indonesia,” kata Djoko.

SKK Migas menilai dukungan pemerintah daerah menjadi elemen penting dalam mempercepat realisasi proyek strategis nasional tersebut, terutama dalam mendukung kelancaran perizinan, pengadaan lahan, hingga operasional lapangan nantinya.

Lapangan Gas Tangkulo sendiri merupakan salah satu temuan migas terbesar di kawasan Andaman yang diproyeksikan menjadi sumber pasokan gas baru Indonesia dalam beberapa dekade ke depan. Pada tahap awal pengembangan, lapangan ini diperkirakan memiliki potensi sekitar 1 Triliun Cubic Feet (TCF) gas.

Sementara itu, total potensi sumber daya gas di kawasan South Andaman diperkirakan mencapai sekitar 11 TCF, menjadikannya salah satu cekungan migas paling prospektif di Indonesia saat ini.

Bersama sejumlah penemuan besar lainnya di Cekungan Andaman, Lapangan Gas Tangkulo diyakini mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produksi gas bumi Indonesia, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting industri gas di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini, SKK Migas dan Mubadala Energy terus mematangkan aspek teknis, komersial, dan investasi agar proyek dapat segera memasuki tahap pengembangan serta produksi, membuka babak baru kebangkitan sektor energi Aceh setelah bertahun-tahun menanti investasi migas berskala besar.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....