Nilai Tukar Rupiah Tertekan, Dolar Tembus Rp17.000
- 19 Jan 2026 15:06 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan pagi ini, berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp16.908 per dolar AS.
Pelemahan rupiah tersebut membuat nilai tukar dolar AS di sejumlah perbankan nasional menyentuh level Rp17.000. Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih dirasakan mata uang Garuda di tengah dinamika pasar global.
Berdasarkan data Bank Mandiri Senin 19 Januari 2026, kurs beli dolar AS melalui E-Rate tercatat sebesar Rp16.905 dan kurs jual Rp16.935. Sementara itu, kurs TT Counter atau Bank Notes berada di kisaran Rp16.700 untuk beli dan Rp17.000 untuk jual.
Di Bank Negara Indonesia (BNI), kurs beli dolar AS melalui E-Rate tercatat Rp16.914 dan kurs jual Rp16.934. Adapun kurs TT Counter/Bank Notes berada pada kisaran Rp16.760 untuk beli dan Rp17.060 untuk jual.
Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat kurs beli dolar AS (E-Rate) sebesar Rp16.913 dan kurs jual Rp16.933. Untuk TT Counter/Bank Notes, kurs beli berada di level Rp16.765 dan kurs jual mencapai Rp17.065.
Adapun di Bank Central Asia (BCA), kurs beli dolar AS melalui E-Rate tercatat Rp16.913 dan kurs jual Rp16.933. Sedangkan kurs TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp16.765 untuk beli dan Rp17.065 untuk jual.
Nilai tukar rupiah dan dolar AS di perbankan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Masyarakat diimbau untuk mencermati perkembangan kurs sebelum melakukan transaksi valuta asing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....