Wali Kota Lhokseumawe Dorong Digitalisasi Pajak untuk Tingkatkan PAD

  • 28 Agt 2026 11:08 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri Seminar Rembug Fiskal APEKSI Komisariat Wilayah I yang berlangsung di Harris Hotel & Residence Nagoya Batam, Kota Batam, Kamis 27 Agustus 2026.

Forum tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk bertukar pengalaman dan membahas berbagai strategi dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, khususnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Lhokseumawe turut menyatakan dukungan terhadap replikasi QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), sebuah inovasi digital yang dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan pajak daerah.

QRESTO memungkinkan pemisahan omzet pelaku usaha dengan kewajiban pajak daerah secara otomatis sejak transaksi berlangsung. Sistem tersebut juga mendukung proses pemungutan, pencatatan, pemantauan hingga pelaporan pajak secara lebih cepat dan akurat.

Selain itu, teknologi QRESTO memungkinkan pemerintah daerah melakukan pemantauan transaksi secara real-time, sekaligus mendukung penerimaan pajak masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada hari yang sama atau H+0.

Penerapan sistem digital tersebut dinilai dapat memperkuat transparansi pengelolaan pajak sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap penerimaan daerah.

Bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe, pembelajaran dari inovasi daerah lain menjadi bagian penting dalam upaya mencari solusi dan terobosan untuk meningkatkan PAD secara berkelanjutan.

Kehadiran Wali Kota Lhokseumawe dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

Melalui forum Rembug Fiskal APEKSI tersebut, Pemko Lhokseumawe berharap dapat memperoleh referensi dan pengalaman baru yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah, terutama dalam memperkuat sistem perpajakan dan meningkatkan PAD.

Upaya replikasi inovasi seperti QRESTO diharapkan mampu mendorong digitalisasi pengelolaan pajak sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan penerimaan daerah dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....