BNPB Salurkan Rp93,7 Miliar untuk Perbaikan Rumah di Tamiang
- 24 Jun 2026 12:41 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada tahap ketiga, sebanyak 4.400 kepala keluarga menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp93,7 miliar guna mempercepat pemulihan sektor permukiman pascabencana.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, didampingi Wakil Bupati Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemilik rumah dengan kategori kerusakan ringan dan sedang yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memastikan masyarakat dapat kembali menempati rumah yang layak dan aman.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan penyaluran bantuan tahap ketiga dilakukan setelah program bantuan pada tahap sebelumnya menunjukkan hasil yang positif. Seluruh bantuan tahap kedua senilai Rp86 miliar telah terserap sepenuhnya dan dimanfaatkan masyarakat untuk memperbaiki hunian mereka.
“Jadi yang tahap satu dan tahap dua sudah terserap dan rumah-rumah masyarakat sudah diperbaiki. Dari tahap kedua sebesar Rp86 miliar, seluruhnya sudah digunakan oleh masyarakat untuk rehabilitasi rumah mereka,” ujar Suharyanto.Rabu 24 Juni 2026.
Menurutnya, keberhasilan penyaluran tahap sebelumnya menjadi indikator bahwa program bantuan stimulan berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
BNPB berharap bantuan tahap ketiga dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran sehingga proses pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat. Selain itu, pengelolaan anggaran juga dilakukan secara hati-hati untuk menjaga akuntabilitas penggunaan dana negara.
“Maka pada tahap ketiga ini kami ingin memastikan pengelolaan dana tetap terkontrol dengan baik. Dana tetap berada dalam sistem yang terjaga sehingga aspek akuntabilitas dan pengawasannya dapat berjalan maksimal,” katanya.
Melalui program bantuan stimulan tersebut, pemerintah menargetkan percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana, terutama bagi keluarga yang masih berupaya membangun kembali tempat tinggal mereka.
Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga terus mempersiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas yang kehilangan rumah akibat bencana. Program tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tamiang diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga warga terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....