Luka Tak Terlihat Pascabencana, Perempuan Butuh Ruang Pulih

  • 08 Sep 2026 17:04 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Kota Lhokseumawe - Perempuan terdampak bencana membutuhkan ruang untuk memulihkan diri sebelum kembali menjalankan aktivitas dan membantu perekonomian keluarga.

Hal itu disampaikan Roslina Rasyid, S.H., M.H., dari LBH APIK Aceh, saat menjadi narasumber kegiatan Trauma Healing bagi Perempuan Pascabencana untuk Peningkatan Kualitas Ekonomi Keluarga yang digelar DP3AP2KB Kota Lhokseumawe di Aula Setdako, Selasa, 8 September 2026.

Roslina mengatakan, bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan kehilangan harta benda, tetapi juga dapat meninggalkan rasa takut, cemas, kehilangan kepercayaan diri dan harapan.

“Tidak semua luka terlihat,” ujarnya.

Menurutnya, setiap perempuan memiliki proses pemulihan yang berbeda. Karena itu, mereka perlu merasa aman, didengar dan mendapat dukungan dari keluarga maupun lingkungan.

Roslina mengingatkan agar perempuan tidak langsung dituntut kembali produktif sebelum kondisi psikologisnya pulih.

“Jangan buru-buru meminta perempuan kembali produktif sebelum memberikan ruang untuk pulih,” katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah, keluarga dan masyarakat dapat membantu perempuan bangkit, kembali percaya diri, serta mampu berperan dalam keluarga dan meningkatkan ekonomi.

“Pulih tidak harus cepat. Pulih tidak harus sendirian. Pulih adalah proses,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....