Cat Dinding Mulai Rontok, Kenali Penyebabnya
- 07 Sep 2026 20:35 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Cat dinding yang tiba-tiba mengelupas atau rontok tentu membuat tampilan rumah menjadi kurang menarik. Namun, kondisi tersebut tidak selalu sekadar persoalan estetika. Cat yang mulai menggelembung, retak atau terkelupas bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada permukaan dinding yang perlu diperhatikan.
Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah kelembapan berlebih. Dinding yang terkena rembesan air, kebocoran atap atau saluran air yang bermasalah dapat membuat lapisan cat kehilangan daya rekat. Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, cat akhirnya bisa menggelembung dan mengelupas.
Kondisi rumah yang kurang memiliki sirkulasi udara juga dapat membuat persoalan kelembapan semakin sulit dikendalikan. Karena itu, ventilasi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan, terutama pada ruangan yang cenderung lembap seperti kamar mandi, dapur atau ruangan yang minim terkena sinar matahari.
| Baca juga: Durian Aceh Utara Mulai Berbunga |
Cat yang mengelupas termasuk salah satu tanda adanya masalah kelembapan pada bangunan. U.S. Environmental Protection Agency (EPA) menjelaskan bahwa Sumber kelembapan dapat berasal dari air hujan, kebocoran saluran air maupun kelembapan udara. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI dalam materi mengenai rumah sehat juga menekankan pentingnya sirkulasi udara yang lancar dan kondisi rumah yang mendukung kesehatan penghuninya.
Selain kelembapan, kondisi permukaan dinding sebelum dicat juga berpengaruh terhadap daya tahan cat. Permukaan yang masih berdebu, kotor, berminyak atau belum cukup kering dapat membuat cat sulit menempel dengan baik. Pengecatan ulang pada permukaan yang belum siap pun berisiko membuat lapisan baru kembali mengelupas.
Jenis cat dan lapisan dasar yang digunakan juga perlu disesuaikan dengan kondisi dinding. Penggunaan primer atau cat dasar, jika diperlukan, dapat membantu mempersiapkan permukaan sebelum lapisan cat berikutnya diaplikasikan.
Jika cat sudah terlanjur mengelupas, sebaiknya jangan langsung menutupinya dengan cat baru. Bagian yang sudah lepas perlu dibersihkan terlebih dahulu. Permukaan kemudian dirapikan dan dipastikan kering sebelum dilakukan pengecatan kembali.
Yang paling penting, sumber kelembapan harus diperbaiki terlebih dahulu. Jika dinding masih mengalami kebocoran atau rembesan, pengecatan ulang kemungkinan hanya menjadi solusi sementara dan masalah dapat kembali muncul.
Setelah permukaan siap, pengecatan sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai petunjuk produk. Hindari mengaplikasikan cat terlalu tebal dalam satu kali sapuan dan berikan waktu yang cukup agar setiap lapisan mengering sebelum dilanjutkan dengan lapisan berikutnya.
Jadi, ketika cat dinding mulai rontok sendiri, jangan buru-buru menganggapnya hanya sebagai masalah tampilan rumah. Periksa kondisi dinding, cari kemungkinan sumber air atau kelembapan, dan pastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik. Dengan begitu, perbaikan yang dilakukan tidak hanya membuat dinding kembali rapi, tetapi juga membantu mencegah masalah yang sama terulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....