Bulu Kucing Rontok Berlebihan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 02 Apr 2026 11:32 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe: Bulu kucing yang rontok sering dianggap hal biasa, apalagi saat kucing sedang berganti bulu. Namun, jika kerontokan terjadi berlebihan hingga bulu menipis atau kulit mulai terlihat, kondisi ini perlu diperhatikan. Selain membuat penampilan kucing kurang sehat, kerontokan juga bisa menjadi tanda ada masalah pada kulit atau kondisi tubuhnya.

Ada beberapa penyebab bulu kucing mudah rontok, mulai dari kutu dan tungau, infeksi jamur, alergi makanan, hingga stres. Kekurangan nutrisi seperti protein dan asam lemak juga bisa membuat bulu kucing menjadi rapuh dan gampang rontok. Bahkan, kebiasaan kucing menjilat tubuhnya secara berlebihan juga dapat memperparah kerontokan, terutama jika kucing merasa tidak nyaman atau mengalami iritasi kulit.

Selain itu, faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap kesehatan bulu kucing. Perubahan cuaca, kebersihan kandang yang kurang terjaga, hingga penggunaan sampo yang tidak sesuai bisa memicu kerontokan. Kucing yang jarang dirawat atau tidak pernah disisir juga cenderung mengalami penumpukan bulu mati yang akhirnya mudah rontok dalam jumlah banyak.

Untuk mengatasinya, bisa mulai dengan perawatan sederhana, seperti rutin menyisir bulu agar rambut mati terangkat, menjaga kebersihan tempat tidur kucing, serta memberikan makanan dengan nutrisi seimbang. Jika kerontokan disebabkan kutu atau jamur, penggunaan sampo khusus atau obat dari dokter hewan bisa membantu. Selain itu, pastikan kucing tidak stres dengan memberi waktu bermain dan lingkungan yang nyaman.

Jika kerontokan terjadi terus-menerus disertai kulit kemerahan, luka, atau kucing sering menggaruk, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan. Penanganan lebih awal dapat membantu mencegah kerontokan semakin parah dan mempercepat pertumbuhan bulu kembali normal.

Dilansir dari situs kesehatan terpercaya Alodokter, kerontokan bulu pada kucing dapat dipicu oleh parasit, alergi, kekurangan nutrisi, hingga kondisi medis tertentu. Penanganannya pun perlu disesuaikan dengan penyebabnya, mulai dari perawatan rutin di rumah hingga pengobatan jika kerontokan tidak kunjung membaik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....