PUPR Lhokseumawe Kawal Penyaluran Material dan Perbaikan Rumah Bencana
- 05 Sep 2026 15:55 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Kota Lhokseumawe terus mengawal pelaksanaan Program Stimulan Perbaikan Rumah Masyarakat Terdampak Bencana.
Pengawasan dilakukan melalui monitoring langsung terhadap proses perbaikan rumah masyarakat di Gampong Meunasah Mesjid Pueteut, Kecamatan Blang Mangat, Jumat. 4 September 2026.
Monitoring dipimpin Kabid Perumahan dan Permukiman, Furqan, ST., MSM., IP., bersama Tim Teknis. Furqan mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan proses perbaikan rumah berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain itu, tim juga memastikan material bangunan yang disalurkan kepada masyarakat telah diterima sesuai usulan dan kebutuhan masing-masing rumah.
Pengecekan tidak hanya dilakukan di lokasi penerima bantuan, tetapi juga menyasar toko bangunan yang menjadi penyedia material.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan material serta proses penyalurannya berjalan sesuai kebutuhan masyarakat penerima bantuan.
Tim Teknis juga melakukan pengawasan terhadap kesesuaian material yang disalurkan dengan kebutuhan perbaikan rumah di lapangan.
Monitoring secara langsung dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan secara tertib dan tepat sasaran.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen memastikan bantuan stimulan bagi masyarakat terdampak bencana benar-benar memberikan manfaat.
Pengawasan juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelaksanaan program yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui monitoring secara berkala, diharapkan proses perbaikan rumah masyarakat terdampak bencana dapat berjalan lancar hingga selesai.
PUPR Kota Lhokseumawe akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program di lapangan, termasuk memastikan kebutuhan material masyarakat terpenuhi sesuai dengan rencana perbaikan.
Dengan adanya pengawasan tersebut, bantuan pemerintah diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi rumah masyarakat yang terdampak bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....