Air Beras, Bahan Sederhana untuk Menjaga Kesegaran Kulit

  • 29 Agt 2026 19:36 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Air cucian beras yang biasanya langsung dibuang ternyata sejak lama dimanfaatkan sebagai salah satu bahan perawatan kulit secara tradisional di sejumlah negara Asia. Air beras atau rice water dipercaya dapat memberikan sejumlah manfaat untuk kulit wajah, mulai dari membantu membuat kulit tampak lebih cerah hingga memberikan sensasi lembut setelah digunakan.

Air beras merupakan cairan yang diperoleh setelah beras dicuci atau direndam. Cairan tersebut mengandung pati dan berbagai komponen yang berasal dari beras. Karena mudah diperoleh dan tidak membutuhkan biaya tambahan, air beras kemudian banyak digunakan sebagai bahan perawatan kulit rumahan.

Pemanfaatan air beras untuk perawatan wajah juga pernah dimuat dalam MediaKom Kemenkes. Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa kandungan allantoin dan ferullic acid pada beras disebut bermanfaat untuk mencerahkan wajah. MediaKom juga memuat cara penggunaan endapan air beras sebagai masker wajah dan mencantumkan kesehatan.kontan.co.id sebagai sumber informasi tersebut.

Meski demikian, manfaat air beras untuk kecantikan sebaiknya tidak dipahami secara berlebihan. Tidak semua klaim yang beredar mengenai air beras telah didukung bukti ilmiah yang kuat. Karena itu, air beras lebih tepat dipandang sebagai salah satu pilihan perawatan rumahan, bukan sebagai pengobatan untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat, flek, kerutan, atau iritasi.

Penggunaan bahan yang diaplikasikan langsung ke wajah juga perlu memperhatikan kebersihan. Air beras yang dibuat sendiri sebaiknya tidak disimpan terlalu lama karena dapat mengalami perubahan kualitas atau terkontaminasi. Jika setelah penggunaan muncul rasa perih, gatal, kemerahan, atau keluhan lain, pemakaian sebaiknya dihentikan.

Perawatan wajah secara umum tetap perlu dilakukan dengan cara yang sesuai kondisi kulit. Kemenkes melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan menganjurkan mencuci wajah secara teratur, umumnya dua kali sehari, serta menggunakan pembersih yang lembut dan sesuai kondisi kulit. Diingatkan bahwa pemilihan produk perawatan yang tidak tepat dapat meningkatkan sensitivitas dan menyebabkan iritasi pada kulit.

Air beras sebagai bagian dari perawatan wajah, penggunaannya sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan kondisi kulit. Jangan menggunakannya pada kulit yang sedang mengalami luka atau iritasi dan jangan menganggapnya sebagai pengganti produk perawatan yang memang diperlukan.

Pada akhirnya, perawatan kulit tidak hanya bergantung pada satu bahan tertentu. Menjaga kebersihan wajah, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Air beras memang mudah ditemukan di rumah dan telah lama digunakan dalam praktik perawatan tradisional. Namun, sebelum menjadikannya sebagai rutinitas, tetap perlu memahami bahwa manfaat bahan alami dapat berbeda pada setiap orang dan bukti mengenai efektivitasnya masih terbatas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....