Kasih Sayang dan Perlindungan Jadi Fondasi Masa Depan Anak

  • 22 Jul 2026 14:56 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada 23 Juli 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan." Trainer Self Management Indonesia, Azwar Djafar, menilai tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menggambarkan kebutuhan psikologis dasar yang harus dipenuhi agar anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, tangguh, dan berkarakter.

Menurut Azwar, kasih sayang merupakan fondasi utama perkembangan anak karena mampu memberikan rasa aman secara emosional. Sementara perlindungan tidak hanya berarti menjaga anak dari bahaya fisik, tetapi juga memastikan hak-hak tumbuh kembangnya terpenuhi sehingga kesehatan psikologisnya tetap terjaga. "Sayang anak adalah pondasi, lindungi anak adalah jalan yang aman, dan membangun masa depan anak merupakan hasil akhir yang kita cita-citakan," ujarnya.

Ia menjelaskan, perhatian dan kasih sayang orang tua sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental serta kepercayaan diri anak. Anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih cenderung memiliki kemampuan mengelola emosi, lebih tangguh menghadapi tekanan, berani mencoba hal baru, serta memiliki pandangan positif terhadap dirinya. Sebaliknya, anak yang dibesarkan dalam lingkungan penuh kekerasan dan tekanan berisiko mengalami gangguan emosi, rendah diri, sulit mempercayai orang lain, hingga membawa luka psikologis tersebut sampai dewasa.

Di era digital, Azwar mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga. Orang tua diharapkan menjadi pendengar yang baik, membangun kesepakatan bersama anak, serta memberikan teladan dalam penggunaan teknologi.

Menurutnya, teknologi seharusnya menjadi alat yang mendukung kehidupan, bukan pengganti hubungan antara orang tua dan anak. "Jika anak merasa aman, didengar, dan dihargai di rumah, mereka akan lebih berani bercerita ketika menghadapi masalah di dunia digital," katanya.

Azwar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, orang tua, guru, dan masyarakat merupakan tiga pilar utama yang harus saling menguatkan dalam melindungi anak. "Anak yang merasa aman akan berani berkembang, anak yang merasa disayang akan tumbuh merasa berharga, dan anak yang didukung akan menjadi pribadi yang kuat serta mampu menjaga dirinya sendiri," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....