Rumah Semi Permanen di Peudada Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
- 13 Jul 2026 19:45 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Bireuen – Satu unit rumah semi permanen di Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, ludes dilalap si jago merah pada Minggu 12 Juli 2026 sekitar pukul 14.48 WIB. Kebakaran juga mengakibatkan sebagian dinding dua rumah di sampingnya ikut terdampak.
Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., melalui Kapolsek Peudada, Iptu Iswahyudi, A.Md., S.Psi., didampingi Kasi Humas Polres Bireuen, AKP M. Nasir, S.H., membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menjelaskan, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Peudada langsung menuju lokasi bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bireuen untuk membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi kejadian, serta melakukan langkah-langkah kepolisian.
Berdasarkan data yang dihimpun, rumah yang terbakar merupakan milik Yusri (43), seorang petani. Sementara dua rumah yang turut terdampak merupakan milik Rosmiatu (63) dan Azhar (45).
Peristiwa bermula ketika warga yang melintas melihat kobaran api muncul dari rumah milik Yusri. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sampingnya. Warga kemudian menghubungi Polsek Peudada serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bireuen untuk meminta bantuan.
Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran yang dibantu personel Polsek Peudada dan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke rumah-rumah lainnya. Meski demikian, satu unit rumah milik Yusri hangus terbakar, sementara dua rumah di sekitarnya mengalami kerusakan pada sebagian bangunan.
Iptu Iswahyudi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman, mengamankan tempat kejadian perkara, serta melakukan tindakan kepolisian. Saat ini Unit Reskrim Polsek Peudada masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, tidak meninggalkan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan arus listrik tanpa pengawasan, serta segera memperbaiki kabel atau instalasi yang mengalami kerusakan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Situasi di lokasi telah kembali kondusif setelah proses pemadaman dan pengamanan selesai dilaksanakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....