Penggunaan Engine Brake pada Mobil Matik Dinilai Penting untuk Keselamatan

  • 31 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Teknik engine brake pada mobil bertransmisi otomatis atau matik dinilai masih menjadi salah satu metode penting dalam menjaga keselamatan berkendara, terutama saat melintasi jalan menurun panjang. Meski demikian, sebagian pengemudi disebut belum memahami cara penggunaannya secara tepat.

Engine brake bekerja dengan memanfaatkan putaran mesin melalui penurunan gigi transmisi sehingga membantu memperlambat laju kendaraan tanpa sepenuhnya bergantung pada sistem rem utama.

Sejumlah penelitian teknik otomotif menyebutkan bahwa pemanfaatan pengereman mesin dapat membantu mengurangi beban sistem pengereman konvensional. Dalam jurnal SAE Technical Paper berjudul “Engine Braking: A Perspective in Terms of Brake Power”, dijelaskan bahwa engine brake berfungsi sebagai sistem retarding tambahan yang bekerja dengan meningkatkan tekanan dalam ruang silinder untuk menghasilkan gaya perlambatan kendaraan .

Journal of Mechanical Engineering juga menegaskan bahwa sistem pengereman pada kendaraan, termasuk pada transmisi otomatis, memiliki peran krusial dalam mencegah kegagalan akibat panas berlebih atau brake fade yang dapat terjadi pada kondisi turunan panjang .

Pada kendaraan dengan transmisi otomatis modern, engine brake dapat diaktifkan dengan memindahkan tuas ke posisi gigi rendah seperti “L”, “2”, “3”, atau mode “S”. Dengan cara ini, putaran mesin akan memberikan efek perlambatan alami yang membantu menjaga stabilitas kecepatan kendaraan.

Namun, studi lain dalam bidang kontrol transmisi otomatis menunjukkan bahwa koordinasi antara sistem pengereman dan perpindahan gigi sangat penting untuk menjaga kestabilan kendaraan saat deselerasi, terutama pada kondisi jalan menurun dan beban berat .

Instruktur keselamatan berkendara menyebut, penggunaan engine brake yang tepat sebaiknya dilakukan secara bertahap, bukan secara tiba-tiba. Pengemudi juga tetap disarankan mengombinasikannya dengan rem kaki untuk mengontrol kecepatan secara presisi.

Selain meningkatkan keselamatan, teknik ini juga dinilai dapat membantu memperpanjang usia kampas rem karena mengurangi ketergantungan pada sistem pengereman utama dalam kondisi tertentu.

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan matik di Indonesia, pemahaman mengenai teknik engine brake dinilai semakin penting untuk mencegah risiko kecelakaan di jalan menurun maupun jalur luar kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....