Waspada Serangan Panas di tengah Cuaca Ekstrem, Kenali Gejala dan Cara Pencegahann
- 28 Mei 2026 13:32 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Cuaca panas ekstrem yang semakin sering terjadi belakangan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah serangan panas atau heat stroke, yaitu kondisi serius ketika tubuh tidak mampu mengontrol suhu internal secara normal.
Serangan panas terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu mengatur suhu secara normal akibat paparan cuaca panas yang berlebihan. Dalam kondisi ini, suhu tubuh bisa meningkat hingga lebih dari 40 derajat Celsius dan membuat tubuh kesulitan mendinginkan diri.
Biasanya, kondisi ini diawali dengan gejala seperti pusing, mual, tubuh terasa lemas, sakit kepala, hingga dehidrasi. Jika dibiarkan tanpa penanganan, serangan panas dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh dan berisiko membahayakan nyawa.
World Health Organization menyebutkan bahwa perubahan iklim membuat gelombang panas semakin sering terjadi di berbagai negara. Karena itu, diminta lebih waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
Untuk mencegah serangan panas, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih, memakai pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal, serta mengurangi aktivitas berat saat cuaca sedang terik. Menjaga ruangan tetap sejuk dan memiliki ventilasi yang baik juga dapat membantu tubuh tetap nyaman.
Jika ada yang menunjukkan tanda-tanda serangan panas, sebaiknya segera dipindahkan ke tempat yang lebih sejuk, diberikan minum, dan segera mendapatkan bantuan medis apabila kondisinya tidak membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....