BMKG Malikussaleh Ingatkan Nelayan Perhatikan Kondisi Laut
- 09 Sep 2026 17:37 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Cuaca di enam wilayah kerja BMKG Malikussaleh diprakirakan cerah pada sore hari Rabu, 9 September 2026. Dengan suhu udara cukup tinggi, berkisar antara 30 hingga 31 derajat Celsius. Kondisi tersebut berlaku untuk Lhokseumawe, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa
Prakirawan Cuaca BMKG Malikussaleh, Kharendea Muiz, dalam siaran informasi cuaca sore di Pro1 RRI Lhokseumawe mengatakan, selain suhu yang cukup panas, kecepatan angin di enam wilayah tersebut diperkirakan berada pada kisaran 5 hingga 12 kilometer per jam.
“Untuk sore hari, kondisi cuaca cukup panas dengan suhu berkisar 30 sampai 31 derajat Celsius, sementara kecepatan angin berada pada kisaran 5 hingga 12 kilometer per jam,” ujar Kharendea.
Memasuki malam hari, kondisi cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan. Meski kondisi tersebut relatif mendukung aktivitas masyarakat, perubahan cuaca tetap perlu diperhatikan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan masyarakat pesisir.
Sementara itu, kondisi perairan di wilayah kerja BMKG Malikussaleh juga perlu menjadi perhatian. Tinggi gelombang di sekitar pesisir diprakirakan berkisar 0,1 hingga 0,7 meter. Sedangkan sekitar 20 kilometer dari garis pantai, tinggi gelombang berada pada kisaran 0,8 hingga 1,5 meter.
Kondisi gelombang di sekitar pesisir masih relatif aman bagi nelayan yang melakukan aktivitas tidak jauh dari bibir pantai. Namun, semakin jauh menuju laut lepas, nelayan tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan kondisi gelombang.
“Kepada nelayan yang berencana menangkap ikan pada sore maupun malam hari, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan waspada. Perlengkapan keselamatan juga harus dibawa, dan apabila kondisi cuaca maupun gelombang mulai tidak memungkinkan, segera kembali ke wilayah yang lebih aman,” kata Kharendea.
Selain kondisi cuaca dan perairan, hasil pemantauan juga menunjukkan terdapat satu titik panas atau hotspot di wilayah Aceh Utara pada hari ini. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat cuaca yang cukup panas dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan apabila terdapat sumber api.
Masyarakat di sekitar lokasi diimbau menghindari aktivitas pembakaran terbuka yang berpotensi memicu kebakaran dan tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG.
BMKG Malikussaleh juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, untuk tidak hanya memperhatikan kondisi cuaca saat berangkat, tetapi juga memantau perkembangannya selama melakukan aktivitas di laut. Keselamatan tetap menjadi prioritas, terutama ketika kondisi gelombang mulai mengalami peningkatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....