Warga Lhokseumawe Diimbau Jeli Pilih Hewan Qurban dan Pastikan Ber-SKKH

  • 23 Mei 2026 15:58 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe-Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat Kota Lhokseumawe diminta untuk tidak asal-asalan dalam membeli hewan qurban. Warga diimbau untuk lebih jeli dan memeriksa langsung kondisi fisik ternak di lokasi penjualan guna memastikan hewan tersebut memenuhi syarat syariat Islam dan aman dikonsumsi.

Kepala Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Dokter Hewan Zulkarnain menekankan bahwa ibadah qurban menuntut pemilihan hewan yang paling baik dan sempurna secara fisik.

"Syarat kurban itu pertama dia harus sempurna, baik dari indera pencernaan maupun penglihatannya. Jangan ada yang buta, jangan ada yang ekornya puntung, cacat, ataupun luka," ujar Drh. Zulkarnain, Sabtu 23 Mei 2026, saat memberikan keterangan kepada RRI.

Menurutnya, langkah terbaik bagi masyarakat adalah mendatangi langsung lokasi penampungan ternak dan mengamati perilaku hewan tersebut secara saksama. Hewan qurban yang sehat dapat dikenali dari tanda-tanda fisik luar dan perilakunya yang normal.

"Kita harus melihat langsung ke lokasi dan memeriksa perilaku hewan tersebut secara kasat mata. Apakah berdirinya seimbang atau tidak pincang, dan pola makannya teratur. Selain itu, pastikan bibir dan hidungnya basah atau tidak kering, serta tidak mengalami mencret," jelasnya.

Lebih lanjut, Drh. Zulkarnain mengingatkan bahwa potensi penyakit menular pada hewan, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), masih perlu diwaspadai. Penyakit ini kerap berisiko menyebar kembali melalui jalur lalu lintas perdagangan ternak, baik yang didatangkan dari luar daerah maupun sebaliknya.

Sebagai bentuk pengawasan, petugas lapangan dari Poskeswan Lhokseumawe secara berkala terus mendatangi titik-titik pengumpulan hewan qurban untuk melakukan pemeriksaan kesehatan massal.

"Peran kami sebagai petugas lapangan adalah memeriksa kesehatan hewan sesuai dengan ilmu yang kami miliki. Penyakit menular ini boleh dikatakan tidak akan pernah hilang sepenuhnya karena selalu dibawa melalui lintas ternak. Oleh karena itu, pengawasan di titik-titik kumpul terus kami perketat," tambahnya.

Sebagai jaminan keamanan bagi konsumen, Kepala Poskeswan Blang Mangat mengimbau masyarakat untuk bersikap kritis sebelum bertransaksi dengan pedagang. Warga berhak dan disarankan meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh otoritas berwenang.

"Usahakan pilihlah hewan dengan postur tubuh yang seimbang, tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus, sesuai dengan berat badannya. Yang terpenting, mintalah hewan qurban yang sudah dikeluarkan surat SKKH-nya oleh dokter hewan berwenang di wilayah Kota Lhokseumawe," tegas Drh. Zulkarnain di akhir keterangannya.

Dengan mengantongi dokumen SKKH, masyarakat Lhokseumawe diharapkan dapat menunaikan ibadah qurban secara tenang, aman, sekaligus memastikan daging yang dibagikan kepada sesama berkualitas baik dan halal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....