Sejumlah Desa di Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

  • 14 Mei 2026 17:52 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID. Aceh Utara - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir kembali memicu banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Luapan air sungai Pirak dan Keureutoe, merendam pemukiman warga di sejumlah desa di Kecamatan Pirak Timur dan Matang Kuli, Kamis, 15 Mei 2026 . hingga saat ini belum ada warga yang dilaporkan mengungsi karena dampak banjir tersebut.

Informasi yang dihimpun RRI, di Kecamatan Pirak Timu terdapat sejumlah desa yang terendam diantaranya, Desa Munje Tujoh, Tanjong Seureukuy, Teupin U, Ceumeucet, Alue Bungkoh serta Rayeuk Pange, sedangkan di kecamatan Matangkuli terdapat sejumlah desa yang terendam yaitu Tanjong Haji Muda, Lawang, Siren, Alue Tho, Hagu, dan Tanjong Tgk Ali. ketinggian air di Pemukiman warga berkisar antara 30- hingga 50 centimeter.

Camat Pirak Timu, Julfar Abdar, S.STP., M.A.P menyebutkan, banjir yang rendamkan sejumlah pemukiman warga sejumlah desa, akibat curah hujan Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Sungai (Krueng) Pirak meluap .

“Air mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 03.00 WIB pagi. Luapan air dipicu oleh tingginya debit air akibat hujan lebat yang terus-menerus, sehingga merendam beberapa titik di kawasan tersebut. Berdasarkan air sudah berangsur surut," kata Julfar

Satu seorang warga kecamatan Pirak Timu, Teuku Faisal Razi menyebutkan, setiap Intensitas hujan tinggi sejumlah desa kawasan dataran rendah sudah menjadi langganan banjir saat debit sungai meningkat.

“Kami mengharapkan kepada pemerintah segera mengatasi banjir yang rentan melanda daerah itu di saat musim penghujan, jika ini terus dibiarkan setiap Intensitas hujan tinggi, masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) akan selalu berlangganan banjir, “harapnya.

Sementara Keuchik (Kepala desa) Hagu Kecamatan Matangkuli, Muhammad Nasir menyebutkan, sejauh ini belum ada warga yang mengungsi mereka masih bertahan di rumah masing-masing. Namun pihaknya telah menginstruksikan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, karena curah hujan masih tergolong tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....