Kebiasaan Membawa HP di Saku Celana, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
- 11 Mei 2026 13:58 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Telepon genggam atau handphone (HP) kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Banyak orang memilih menyimpan HP di saku celana karena dianggap lebih praktis dan mudah dijangkau. Namun, kebiasaan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan tubuh.
Salah satu hal yang sering dibahas adalah paparan radiasi elektromagnetik dari HP. World Health Organization atau WHO melalui International Agency for Research on Cancer (IARC) mengelompokkan radiasi frekuensi radio dari perangkat seluler sebagai “kemungkinan karsinogenik bagi manusia” (Grup 2B). Artinya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan dampaknya terhadap kesehatan manusia.
Sejumlah penelitian juga menyoroti kemungkinan dampak menyimpan HP terlalu dekat dengan tubuh dalam jangka waktu lama. Paparan panas dari perangkat dan gelombang elektromagnetik disebut dapat memengaruhi kenyamanan serta kondisi tubuh tertentu. Namun hingga kini, para ahli menegaskan belum ada bukti ilmiah yang benar-benar pasti terkait dampak tersebut.
Selain isu radiasi, menyimpan HP di saku celana yang terlalu ketat juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Tekanan pada area paha dalam waktu lama berpotensi menyebabkan kesemutan atau mati rasa akibat tertekannya saraf. Risiko lain adalah HP lebih mudah terjatuh atau rusak saat pengguna bergerak maupun duduk.
Untuk mengurangi potensi risiko, disarankan menyimpan HP di tas atau saku jaket agar tidak terlalu dekat dengan tubuh. Penggunaan earphone atau mode speaker saat menelepon juga dapat membantu mengurangi paparan langsung dari perangkat.
Meski belum ada bukti kuat yang menyatakan kebiasaan membawa HP di saku celana berbahaya, langkah pencegahan sederhana dinilai penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....