Zikir Subuh Lhoksukon Getarkan Hati Para Jamaah
- 26 Apr 2026 08:19 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Embun subuh yang masih bergelayut di udara menyambut hangat langkah para jamaah yang memadati Masjid Syuhada KM 1, Desa Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu, 26 April 2026.
Dalam suasana yang hening namun sarat makna, Safari Subuh Tadzkiratul Ummah (TU) Aceh kembali menghadirkan ruang perjumpaan ruhani yang menenangkan, tempat zikir bergema dan hati-hati berlabuh dalam keteduhan Ilahi.
Shalat Subuh berlangsung khusyuk dengan imam Tgk. Zulkarnaini Ismail dari Langkahan. Rangkaian kegiatan kemudian dipandu oleh Dr. (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT., yang menghidupkan suasana dengan narasi penuh makna. Puncak kegiatan terasa saat zikir dipimpin oleh Tgk. Jamaluddin Ismail (Walidi), Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon sekaligus Ketua Pembina TU Aceh.
| Baca juga: Keutamaan Puasa Arafah |
Dalam lantunan zikir yang syahdu, suasana masjid berubah menjadi lautan keheningan yang menyentuh relung terdalam jiwa. Seruan poma dan ayah yang dilantunkan Walidi menggema, mengajak jamaah merenungi kasih sayang orang tua dan tanggung jawab sebagai anak.
Doa-doa yang dipanjatkan menghadirkan getaran haru, membuat banyak jamaah tak kuasa menahan air mata. Pagi itu, Masjid Syuhada seolah menjadi taman munajat, tempat rindu akan ampunan dan rahmat Allah menemukan jalannya.
Tausiyah Subuh disampaikan oleh Waled Ridwan Batee 12 yang menekankan pentingnya membersihkan diri dari sifat tercela serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Ia mengingatkan bahwa ibadah yang benar harus berlandaskan ilmu, dimulai dengan niat yang lurus, diawali basmalah sebagai benteng dari godaan, dihiasi dengan adab sunnah, dan dijaga dengan istiqamah dalam beramal.
Menurutnya, seluruh ikhtiar tersebut bermuara pada tujuan utama kehidupan, yakni meraih kesejahteraan dunia dan akhirat. Ia juga menegaskan pentingnya kelapangan hati untuk saling memaafkan sebagai kunci keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekjend TU Aceh Abati Samsul, Sekretaris Pembina TU Aceh Zulkarnaini, S.Pd., M.Pd, Wakil Ketua TU Aceh Abi Ibnu Abbas, Abah Zarkasyi, Abi Boi Bate 3, Ustadz H. Shaifuddin, S.Ag., M.A, serta Abi Sofyan selaku Kepala KUA Lhoksukon.
Jamaah yang hadir pun datang dari berbagai kecamatan di Aceh Utara, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan yang sarat nilai spiritual ini.
Safari Subuh TU Aceh bukan sekadar agenda rutin, melainkan gerakan membangun kesadaran kolektif umat. Dari subuh yang dihidupkan, tumbuh kekuatan ruhani; dari zikir yang menggugah hati, lahir peradaban yang berpijak pada ilmu, adab, dan kasih sayang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....