Amalan Sederhana yang Disebut Berpahala Seperti Haji dan Umrah
- 04 Apr 2026 10:22 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Kerinduan umat Muslim untuk menunaikan ibadah haji dan umrah sering kali terkendala biaya maupun kondisi tertentu. Meski demikian, terdapat sejumlah amalan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dengan keutamaan pahala besar, bahkan disebut setara dengan haji dan umrah.
Ustadz Mirza Gunawan kepada RRI menjelaskan, amalan tersebut tergolong ringan namun membutuhkan keikhlasan dan konsistensi dalam pelaksanaannya. Menurutnya, peluang meraih pahala besar terbuka bagi siapa saja tanpa harus berangkat ke Tanah Suci.
Pertama, berzikir setelah salat Subuh hingga waktu duha. Orang yang melaksanakan shalat Subuh berjamaah, kemudian duduk berzikir hingga matahari terbit dan dilanjutkan dengan salat dua rakaat (syuruq/duha), disebut mendapatkan pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.
Kedua, membantu hajat sesama Muslim. Membantu kebutuhan saudara, tetangga, maupun keluarga merupakan ibadah sosial yang besar nilainya. Ustadz Gunawan menyebutkan, orang yang berjalan untuk memenuhi kebutuhan saudaranya akan mendapatkan keutamaan besar dan pahala yang diibaratkan setara haji dan umrah.
Ketiga, shalat Subuh dan Asar berjamaah di hari Jumat. Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri. Melaksanakan salat Subuh berjamaah pada hari tersebut diibaratkan memperoleh pahala haji, sementara salat Asar berjamaah pada hari yang sama diibaratkan seperti pahala umrah.
Keempat, melangkah ke masjid dalam keadaan suci. Keluar dari rumah dalam keadaan sudah berwudu untuk menunaikan shalat fardu berjamaah di masjid disebut mendapat pahala seperti orang yang berangkat haji. Jika tujuannya untuk melaksanakan salat duha, maka pahalanya diibaratkan seperti umrah.
| Baca juga: Keutamaan Puasa Arafah |
Kelima, bersedekah secara sembunyi-sembunyi. Sedekah yang dilakukan secara rahasia dinilai memiliki keutamaan besar karena menjaga keikhlasan. Amalan ini disebut dapat mendatangkan pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.
Terakhir Ustadz Gunawan mengajak untuk konsisten mengamalkan ibadah-ibadah tersebut. Menurutnya, meski belum berkesempatan menginjakkan kaki ke Tanah Suci, seorang Muslim tetap dapat meraih pahala besar melalui amalan harian yang dilakukan dengan ikhlas.
“Walaupun kita belum tiba secara fisik ke Tanah Suci, semoga pahala dan derajat kita sudah dicatat sebagai orang yang berhaji dan berumrah di sisi Allah SWT,” pungkas Ustadz Mirza Gunawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....