Sering Diabaikan, Peregangan ternyata Penting saat Mudik Jalur Darat

  • 13 Mar 2026 09:47 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Perjalanan mudik melalui jalur darat sering kali memakan waktu berjam-jam bahkan hingga seharian penuh. Kondisi duduk terlalu lama di dalam kendaraan dapat membuat tubuh terasa pegal, kaku, hingga menurunkan konsentrasi pengemudi. Karena itu, melakukan peregangan atau stretching selama perjalanan menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh para pemudik.

Perjalanan jauh tanpa disertai peregangan dapat menyebabkan otot menjadi tegang dan sirkulasi darah kurang lancar. Akibatnya, tubuh mudah lelah dan berpotensi menimbulkan rasa nyeri pada bagian leher, punggung, hingga kaki. Kondisi ini juga dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan mudik menuju kampung halaman.

Selain menjaga kenyamanan tubuh, peregangan juga berperan membantu pengemudi tetap fokus di jalan. Ketika tubuh terasa lebih rileks, risiko kelelahan yang berlebihan dapat ditekan sehingga perjalanan menjadi lebih aman. Pemudik disarankan memanfaatkan waktu berhenti di rest area atau tempat istirahat untuk berjalan ringan dan menggerakkan tubuh.

Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran selama perjalanan mudik. Dalam salah satu imbauannya, pengemudi disarankan beristirahat secara berkala serta melakukan peregangan tubuh sekitar 10–15 menit untuk mengurangi ketegangan otot dan menjaga kondisi fisik tetap bugar selama perjalanan jauh.

Peregangan sederhana dapat dilakukan dengan menggerakkan leher ke kiri dan kanan, memutar bahu, hingga meluruskan kaki beberapa saat. Langkah kecil ini dapat membantu tubuh kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.

Dengan memperhatikan kondisi tubuh dan rutin melakukan peregangan, perjalanan mudik jalur darat diharapkan menjadi lebih nyaman, sehat, dan aman hingga tiba di kampung halaman.

Rekomendasi Berita