Cahaya Ramadhan: Mukjizat Kesehatan dalam Ibadah
- 13 Mar 2026 06:48 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pada edisi Jumat, 13 Maret 2026, bertepatan dengan momentum syahdu fajar ke-23 Ramadhan 1447 H, Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Lhokseumawe menghadirkan Ustadz Khairunasri dengan kupasan mendalam bertajuk "mukjizat kesehatan ibadah, hati yang sakit".
Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa ibadah dalam Islam bukan sekadar rutinitas spiritual, melainkan sebuah sistem komprehensif yang membawa kesembuhan fisik dan ketenangan jiwa. Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan,
Ustadz Khairunasri mengingatkan bahwa setiap gerakan shalat dan pengaturan pola makan saat berpuasa merupakan bentuk detoksifikasi alami yang dianugerahkan Sang Pencipta untuk menjaga kebugaran hamba-Nya.
Namun, fokus utama dalam siraman rohani ini tertuju pada fenomena " hati yang sakit" sebagai penghambat utama kesehatan menyeluruh.
Dijelaskan bahwa penyakit hati—seperti iri, dengki, dan kesombongan—seringkali menjadi akar dari berbagai keluhan fisik dan kekacauan batin.
Melalui momentum fajar di bulan suci ini, jamaah diajak untuk melakukan muhasabah dan membersihkan noda-noda hati agar mukjizat kesehatan ibadah dapat dirasakan secara optimal. Mengobati hati yang sakit dengan zikir dan keikhlasan adalah kunci untuk meraih derajat muttaqin sekaligus raga yang prima di penghujung Ramadhan.