Peduli Penyintas Banjir dan Anak Disabilitas, Yappera Salurkan Bantuan di Pijay

  • 12 Mar 2026 10:14 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Pidie Jaya - Yayasan Peduli Pembangunan Ekonomi Pesisir Aceh (Yappera) menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan sosial ini difokuskan kepada keluarga yang memiliki anak penyandang disabilitas serta masyarakat yang terdampak langsung oleh banjir di wilayah tersebut.

Bantuan dengan total 75 paket sembako yang dibagikan kepada penerima manfaat di tiga kecamatan, yakni Meurah Dua, Meureudu, dan Ulim. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabanjir.

Manager Program Yappera, Fahmi dalam siaran persnya Kamis 12 Maret 2026 menjelaskan bahwa bantuan tersebut secara khusus diprioritaskan bagi anak-anak penyandang disabilitas yang terdampak banjir. Menurutnya, kelompok disabilitas sering menjadi kelompok yang paling rentan ketika bencana terjadi.

“Kami mengutamakan bantuan ini untuk anak-anak disabilitas yang terdampak banjir. Namun demikian, kami juga memberikan bantuan kepada masyarakat lain yang terdampak banjir karena banyak keluarga yang masih membutuhkan dukungan,” ujar Fahmi .

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yappera untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Aceh yang kerap menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi, termasuk dampak bencana alam.

Selain kegiatan penyaluran sembako, tim Yappera juga melakukan visitasi atau kunjungan lapangan kepada pelaku UMKM binaan Universitas Airlangga (UNAIR) yang selama ini bekerja sama dengan Yappera dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Yappera, Beeri Burma, mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan usaha para pelaku UMKM setelah menerima dukungan modal usaha dari Universitas Airlangga.

“Dalam kegiatan ini kami juga memvisitasi UMKM binaan UNAIR yang bekerja sama dengan Yappera. Kami ingin melihat secara langsung perkembangan usaha mereka setelah mendapatkan bantuan modal usaha dari UNAIR, sekaligus mendengar tantangan yang mereka hadapi di lapangan,” jelas Beeri Burma.

Menurutnya, program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM menjadi salah satu fokus penting dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, terutama yang rentan terhadap berbagai persoalan ekonomi dan bencana.

Salah seorang wali dari anak penyandang disabilitas penerima bantuan, Muhammad Muhar Nizam, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Yappera kepada keluarga mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yappera atas bantuan sembako ini. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama bagi keluarga yang memiliki anak disabilitas dan masih merasakan dampak dari banjir yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Yappera berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir, tetapi juga memperkuat kepedulian bersama terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas, serta mendorong perkembangan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap pelaku UMKM lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....