Sirkulasi Siklonik Tingkatkan Potensi Hujan Sepekan
- 27 Feb 2026 14:49 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat akan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Peningkatan curah hujan ini dipengaruhi dinamika atmosfer yang aktif, mulai dari skala global hingga lokal, yang saling berinteraksi dan memperkuat pembentukan awan hujan.
Dalam analisis terbaru, BMKG mendeteksi keberadaan La Niña lemah yang masih bertahan, ditandai oleh indikator Southern Oscillation Index (SOI) dan Niño3.4. Kondisi ini berkontribusi pada peningkatan suplai uap air, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergerak di fase Samudra Hindia hingga Benua Maritim turut memperbesar peluang terbentuknya sistem awan konvektif.
Tak hanya itu, kombinasi gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuator, Kelvin, serta gelombang frekuensi rendah juga terpantau aktif di sejumlah kawasan perairan dan daratan Indonesia. Interaksi berbagai fenomena tersebut mendorong pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
BMKG juga memantau adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Sumatra dan di kawasan Pasifik timur laut Papua Nugini. Sistem ini membentuk zona pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang dan berpotensi meningkatkan intensitas hujan serta kecepatan angin di wilayah terdampak.
Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan ekstrem telah tercatat di sejumlah daerah. Intensitas hujan di Bali dilaporkan melampaui 200 mm per hari, sementara Sulawesi Selatan mencatat hujan sangat lebat di atas 140 mm per hari. Data tersebut menunjukkan atmosfer Indonesia masih berada dalam kondisi labil dengan potensi cuaca signifikan.
Untuk periode akhir Februari hingga awal Maret, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Kepulauan Bangka Belitung, serta Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur pada awal Maret. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, longsor, dan angin kencang yang dapat menyertai peningkatan curah hujan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....