Gelombang Kelvin Picu Cuaca Ekstrem di Aceh, BMKG Beri Peringatan
- 20 Jul 2026 14:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Aceh yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang selama 20 hingga 22 Juli 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas akibat kondisi cuaca ekstrem.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Nabila, menjelaskan kondisi atmosfer saat ini cukup mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah Aceh.
Menurutnya, fenomena tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Kelvin, keberadaan daerah belokan angin (shearline), serta konvergensi yang meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan konvektif.
"Terpantau aktifnya Gelombang Kelvin serta adanya daerah belokan angin dan konvergensi yang dapat mendukung aktivitas konvektif di wilayah Aceh," ujar Nabila, Senin 20 Juli 2026.
Selain faktor atmosfer, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatera turut meningkatkan proses penguapan sehingga kandungan uap air di atmosfer menjadi lebih tinggi dan memperbesar peluang terjadinya hujan.
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 20 Juli 2026 hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai angin kencang diperkirakan melanda Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Gayo Lues, serta Kota Subulussalam.
Sementara pada 21 Juli 2026, potensi cuaca serupa diprediksi terjadi di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Gayo Lues.
Adapun pada 22 Juli 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang meliputi Kabupaten Aceh Besar, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Bireuen.
BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hujan yang dapat turun secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk perjalanan darat di wilayah rawan banjir dan longsor.
"Masyarakat diimbau selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir, maupun tanah longsor," kata Nabila.
BMKG juga meminta masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....