Keteladanan Rasulullah Saw di bulan suci Ramadhan
- 24 Feb 2026 22:39 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe :
Sebagai seorang muslim, pasti banyak diantara kita yang sudah melakukan banyak hal baik terutama di bulan suci Ramadhan. Salah satunya adalah dengan melakukan banyak sedekah.
Ustadz Nazli Hasan dalam ceramah Ramadhan sebelum sholat tarawih di masjid Baiturrahman kota Lhokseumawe, Selasa 24 Februari 2026, menjelaskan bahwa dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim menyebutkan bahwa Rasulullah Saw adalah manusia yang paling dermawan. Bahkan, kedermawanan beliau semakin bertambah ketika memasuki bulan suci Ramadhan. Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa setiap malam di bulan Ramadhan, Malaikat Jibril datang menemui Nabi untuk mengajarkan dan mengulang hafalan Al-Qur’an bersama beliau. Momentum ini menjadikan suasana Ramadhan semakin penuh keberkahan.
Pertemuan rutin antara Rasulullah Saw dan Jibril setiap malam Ramadhan menunjukkan betapa pentingnya interaksi dengan Al-Qur’an di bulan yang mulia ini. Nabi tidak hanya menerima wahyu, tetapi juga melakukan murajaah atau pengulangan bacaan bersama Jibril. Aktivitas tersebut membentuk pribadi Rasulullah menjadi semakin lembut hatinya, semakin dekat dengan Allah SWT, serta semakin ringan tangan dalam berbagi kepada sesama.
Ibnu Abbas RA menggambarkan kedermawanan Rasulullah Saw di bulan Ramadhan bagaikan angin yang berhembus kencang, memberi tanpa henti dan tanpa pilih kasih. Artinya, setiap kesempatan menjadi ladang amal bagi beliau. Hubungan yang intens dengan Al-Qur’an ternyata berdampak langsung pada akhlak sosial Nabi. Semakin dekat dengan wahyu, semakin besar pula kepedulian beliau terhadap fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang membutuhkan.
Hadis ini sekaligus menjadi renungan bagi umat Islam hari ini. Ramadhan bukan hanya tentang memperbanyak khatam Al-Qur’an secara kuantitas, tetapi bagaimana interaksi dengan Al-Qur’an itu mampu melahirkan perubahan akhlak dan meningkatkan kepedulian sosial. Jika Rasulullah Saw yang dijamin kemuliaannya saja masih terus mengulang dan mendalami Al-Qur’an bersama Jibril, maka sudah sepatutnya umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, bukan sekadar mengejar banyaknya bacaan, tetapi menghadirkan semangat dermawan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....