Teladani Akhlak Rasulullah Sebagai Solusi Menghadapi Berbagai Tantangan Sosial
- 06 Agt 2026 21:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Peringatan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW di daerah Aceh identik dengan semangat kebersamaan dan tradisi syiar keagamaan yang kuat. Mengamati fenomena tersebut, Wakil Sekretaris Tastafi Pusat, Abi Dr. Safriadi, M.A., menekankan pentingnya mengintegrasikan keteladanan akhlak Rasulullah ke dalam penyelesaian persoalan sosial di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan dalam dialog interaktif di stasiun siaran RRI Lhokseumawe.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa persoalan hubungan kemasyarakatan seperti keretakan silaturahmi maupun perbedaan pendapat dapat diatasi jika setiap individu meneladani sifat kesabaran dan kedermawanan Nabi. Mengamalkan ajaran Rasulullah tidak hanya terbatas di atas sejadah, melainkan juga harus nyata dalam bertetangga, bertransaksi, dan berkomunikasi. Sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama merupakan wujud nyata dari nilai-nilai hijrah yang sebenarnya.
Terkait dengan tradisi perayaan seperti kenduri Maulid yang marak digelar masyarakat, Abi Dr. Safriadi mengingatkan pentingnya meluruskan niat. Tradisi lokal yang baik hendaknya diisi dengan amalan yang berfaedah, seperti santunan anak yatim, berbagi makanan, serta memperbanyak majelis ilmu dan doa bersama. Melalui cara ini, adat dan tradisi keagamaan akan tetap bernilai ibadah serta mendatangkan keberkahan bagi daerah.
Ia menambahkan bahwa peran tokoh agama dan orang tua sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai ini kepada generasi muda. Di tengah gempuran modernisasi dan dinamika zaman, figur Rasulullah harus tetap menjadi role model utama bagi anak muda. Dengan mengamalkan akhlak Nabi secara nyata, masyarakat tidak hanya merayakan hari lahir beliau, tetapi juga membangun lingkungan yang aman, damai, dan penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....